by

Hanya 3 Kabupaten se Indonesia, Rohul Di Bawah Kepemimpinan Bupati H Sukiman Masuk Pelaksanaan Studi Terpercaya Penerapan Yurisdiksi Berkelanjutan Pangan dan Pertanian

ROKAN HULU – Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di bawah kepemimpinan Bupati H Sukimam masuk salah satu dari 3 Kabupaten secara Nasional dalam Studi Terpercaya Uji Coba Penerapan Yurisdiksi Berkelanjutan Pangan dan Pertanian, selain Kota Waringin Barat (Kalimantan Tengah) dan Manokwari Selatan (Papua Barat).

Uji Coba terpercaya tingkat Nasional ini dalam rangka pelaksanaan penerapan Yurisdiksi Berkelanjutan Pangan dan  Pertanian di RPJMN 2020-2024.

Untuk itu, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menguji coba instrumen Terpercaya untuk membantu dan memantau kesiapan daerah dalam  melaksanakan pendekatan Uji Coba Terpercaya.

Sebelum dilakunya Studi Terpercaya Uji Coba di Rohul, Direktorat Pangan dan Pertanian Bappenas menggelar Focus Group Discussion (FGD) melalui Video Conference (Vicon) dengan Pemkab Rohul, yang dipimpin Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos M.Si, turut didampingi Kadisnakbun Rohul Christian Agung Nugroho, Kadis TPH Rohul Mubrizal SP MMA, Kadis PMPTSP Rohul Gorneng S.Sos M.Si serta OPD lainnya.

Kemudian dalam FGD ini juga diikuti Direktur SUPD I Ditjen Bangda, Kementerian Dalam Negeri, Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra, Ketua SPKS Rohul dan Pengurus LAMR Rohul.

Usai FGD dengan Direktorat Pangan dan Pertanian Bappenas, Sekda Rohul saat di Konfirmasi Media Center Diskominfo Rohul, Senin (15/6/2020) sore, mengatakan Pemkab Rohul siap mendukung Program Studi Terpercaya Uji Coba di Daerah Rohul dengan memfasilitasi dan mensuplai data-data yang dibutuhkan dalam kaitannya dengan Studi uji coba terpercaya tersebut.

“Jadi kita mendukung sekali program studi terpercaya ini yang dilakukan nantinya, ada beberapa NGO juga nanti bekerjasama tentu kita akan mendukung dan mensuplai data-data yang dibutuhkan. Kita harapkan juga masyarakat kita supaya nanti bisa bagaimana kebun kelapa sawit yang hari ini ada di masyarakat yang luasnya ada 50% dari luas kebun kelapa sawit yang ada di Rohul bisa jadi sasaran,” kata Sekda.

Lanjut Abdul Haris, Studi Terpercaya di Rohul ini merupakan Program dari Pemerintah Pusat, terutama Bappenas, Kementerian Pertanian dan Kementerian Dalam Negeri membentuk satu program yaitu studi terpercaya.

“Jadi Studi terpercaya ini adalah bagaimana masyarakat petani yang ada di Kabupaten Hulu khususnya petani kelapa sawit, nanti bisa menumbuhkan kepercayaan bagi konsumen kelapa sawit yang berada di luar negeri atau negara tujuan ekspor,” ujarnya

“Selain itu bahwa proses pertumbuhan kelapa sawit yang ada di Rokan Hulu sampai dengan proses hasil yang diproduksi telah sesuai dengan kaidah-kaidah dan ketentuan berlaku,” jelasnya

Melalui Studi terpercaya ini, Abdul Haris juga berharap Petani Kelapa Sawit di Rohul berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan, sesuai dengan sosial kemasyarakatan dan dapat untuk mengangkat perekonomian bagi masyarakat di daerah khususnya Kabupaten Rohul.

“Sehingga nanti diharapkan baik secara kualitas maupun kuantitas nanti betul-betul bisa diandalkan, bagaimana perekonomian masyarakat melalui Program pemerintah dapat mendorong perkebunan kelapa sawit yang sehat dan berkelanjutan,” harap Sekda

Masih dalam Vicon tersebut, Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra mengatakan dalam FGD tersebut setidaknya ada 2 hal yang menjadi Fokus Kriteria terpercaya di Rokan Hulu. Pertama, mendorong agar Pemerintah Pusat mengkaji kebijakan tentang CPO FUND agar di berikan kepada daerah Penghasil dengan pola Dana Bagi Hasil (DBH) seperti Migas dan lain-lain yang selama ini telah di bagi hasilkan kepada daerah, sehingga daerah bisa mempergunakannya untuk membantu para petani mandiri.

“Kedua, meminta pemerintah pusat untuk memperhatikan persoalan Izin bagi perkebunan kelapa sawit yang tidak hanya menguntungkan para pengusaha kelapa sawit berskala besar, namun juga mengkaji dan memberi kemudahan serta dorongan bagi para petani kecil di Rohul,” kata Novliwanda

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul Christian Agung Nugroho mengatakan melalui FGD Studi Terpercaya yang diadakan oleh Bappenas ini nantinya bekerjasama dengan Non Government Organisation (NGO) / Yayasan Inovasi Bumi (Inobu) yang akan mensurvei kelengkapan-kelengkapan data perkebunan kelapa sawit di Rohul.

“Kami dari Dinas Perkebunan Rohul siap untuk menerima mereka dan siap memberikan informasi yang seluas-luasnya dengan tujuan kami pun berharap juga perkebunan kelapa sawit khususnya yang ada di Kabupaten yang terluas di provinsi Riau ini bisa ada tata kelola dan penataan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku,” kata Agung.

(adv/MC/Kominfo/hg)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed