by

LEBARAN MENUNGGU HARI, PENGGUNA JALAN TERGANGGU AKIBAT BAHAN MATERIAL MENUMPUK

PASAMAN-Ada beberapa tumpukan tanah dan juga material, merupakan bekas galian pembangunan torotaar dan dranaise di Nagari Bahagia Padang Gelugur, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasamam, dibiarkan menumpuk,  hingga menggunung di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) sehingga kerap mengganggu para pengguna jalan.
Pantauan awak media, bekas galian pembangunan trotoar dan drainase itu ditumppukkan hingga menggunung persis di sisi badan jalan, hingga memakan setengah badan jalan, akibatnya para pengendara yang melintas kesulitan saat melintasi jalan tersebut dan arus lalin sulit dilewati, apalagi saat berpapasan antara mobil yang satu dengan yang lainnya.
Salah seorang warga sekitar menyebutkan, umumya para pengendara mengeluh dengan adanya tumpukan bekas galian dan tumpukan material di badan jalan lintas, sebab sangat rawan kecelakaan.
“Jika itu dibiarkan begitu saja, suatu saat bisa dikhawatirkan akan memakan korban jiwa, apalagi saat malam hari karena lampu penerang jalan tidak ada” katanya.
Ia mengatakan, tumpukan galian dan material itu bukan sekedar tumpukan biasa tapi sudah menjadi tumpukan besar berbentuk gunung kecil. Kemudian, tumpukan seperti itu sangat penting untuk diperhatikan pemerintah daerah dan dinas terkait.
“Pasalnya, sekitar seminggu lagi arus mudik lebaran akan mulai ramai dipadati perantau. “Jika itu dibiarkan menumpuk lama, maka pengendara akan sulit melewatinya dan bisa menimbulkan kemacetan serta antrian yang panjang,” ujarnya.
Senada, seorang pengendara, Makmur (40) mengungkapkan, merasa heran atas bekas galian tanah dari pembangunan torotoar tersebut sebab panjang pembangunan trotoar lumayan panjang.
“Panjangnya hampir 1 Km, sepanjang jalan itu terdapat tumpukan besar bekas galian tanah yang sangat mengganggu para pengguna jalan,” ujarnya.
Kemudian, bekas galian tanah tersebut di tumpukkan persis ditengah jalan, sehingga jika mobil datang saat waktu yang bersamaan, maka kenderaan tersebut kesulitan saat melewatinya dan  menimbulkan kemacetan.
“Tumpukan tanah seperti itu perlu dibersihkan secepatnya sebelum jalan lintas mulai ramai dipadati oleh perantau yang akan pulang lebaran nanti. Itu tidak bisa dibiarkan lama karena sudah menimbulkan kemacetan dan rawan kecelakaan,” katanya.
Sementara itu Kepala Dinas PU melalui Kepala Bidang Cipta Karya PU Pasaman, Alpa Kanif mengatakan, kegiatan pembangunan Trotoar di Nagari Bahagia Padang Gelugur merupakan kegiatan pembanguna trotoar yang dikerjakan secara swakelola  Bakti TNI.
Adanya pembangunan didaerah itu,  jauh-jauh hari sebenarnya sudah dibicarakan dengan pengawas yang ada dilapangan dan pihak Bakti TNI, agar pekerjaan yang sedang berlangsung tidak menghambat arus lalulintas dan menimbulkan kemacetan.
“Berharap agar tumpukan material yang berada persis ditengah jalan segera dibersihkan secepatnya sebelum arus mudik mulai ramai,” katanya. ( Icuk Rz ).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed