by

Bangunan Drainase DD Aek Tunjang Tahun Anggaran 2019 Rusak Parah Viral Di Medsos

PADANG LAWAS-Beredarnya poto bangunan Drainase Desa Aek Tunjang Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas (Palas) di Media Sosial yang diunggah melalui aflikasi Face Book menjadi bahan perbincangan di tengah masyarakat Palas.

Dalam hal ini ketika salah satu Anggota DPRD Palas dari Partai Amat Nasional (PAN) Ike Taken Hasibuan melihat adanya postingan poto bangunan Drainase yang beralamat di Desa Aek Tunjang yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019 lalu, terlihat kondisi bangunannya yang ada di poto sangat memperihatinkan.

Sepontan, setelah melihat postingan Drainase yang rusak parah di Medsos Ike Taken Hasibuan, langsung konfirmasi dengan Camat Barumun Tengah Syamsuddin Rangkuti lewat pesan whatsAppnya

Ketika itu, Camat Syamsuddin Rangkuti dalam balasan pesannya ke ponsel Wakil Rakyat Ike Taken Hasibuan membenarkan bahwa poto bangunan Drainase yang beredar di medsos adalah bangunan DD Aek Tunjang, Kecamatan Barumun Tengah.

Kemudian, menurut Camat kalau kerusakan bangunan tersebut akibat tekanan air (Takkuju) sehingga terjadi kerusakan pada bangunan tersebut.

Saat detikperistiwa.com mengkonfirmsi Camat Barumun Tengah lewat pesan WhatsApp mengaku rencana mau dibetulin atau direhab.

“Tapi masih Godang Dope Aek nai Inda pedo mendukung untuk dibetulin, hal i Inda dipadiar kadesi, paturehon Nia doi, tapi menunggu waktu yang tepat,” sebut Camat dengan logat setempat.

Di tempat terpisah Wakil Rakyat Ike Taken Hasibuan juga memberikan komentar terkait kerusakan bangunan tersebut.

Menurutnya kerusakan bangunan itu, tidak bisa dikatakan hanya semata karena tekanan air rab mengakibatkan rusaknya bangunan.

Karena menurut, Ike justru kondisi air yang seperti itu menjadi perhitungan dalam perencanaan bangunan saluran tersebut.

Ike Taken berencana akan mengajukan  kepada Ketua DPRD agar Kepala Desa yang di desanya ada ditemukan penglolaan DD.

“Kemudian pembangunannya yang bermasalah akan dipanggil dan diadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP),” pungkasnya.

(Hs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed