by

DIDUGA TIDAK SESUAI ATURAN, PENGURUS KARATEKER KONI ROHUL DIMINTA MUNDUR

ROKAN HULU detikperistiwa.com – Pengurus Kareteker Komite Olahraha Nasional Indonesia(KONI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul)  baru dibentuk diminta mengundurkan diri dari jabatannya sebagai karateker, karena tidak sesuai dengan Undang-Undang.

Hal ini Disampaikan salah seorang Tokoh Rohul H. Sarkawi Senin (5/6) sore dikediamannya, katanya sesuai dengan Putusan Mahkamah Konstitusi RI Nomor:27/PUU-V/2007, kemudaian PeraturanMenteri Dalam Negeri RI Nomor:800/148 SJ.Tentang perangkapan Jabatan Kepala Daerah dan atau Wakil Kepala Daerah pada Kepengurusan KONI, PSSI Daerah Klub Sepak Bola Profesional dan Amatir serta jabatanStruktural.

Edaran tersebut berbunyi berkenaan dengan ketentuan tersebut, bagi pejabat publik dan pejabat structural di tingkat provinsi dan kabupaten/kota agar tidak menlakukan perangkap jabatan pada kepengurusan KONI, PSSI Daerah serta Club Sepak bola profesional dan amatir.

“Bagi pejabat yang masih menjabat sebagai kepengurusan tersebut supaya melepaskan jabatan dimaksud,” tuturnya.

Pengurus karateker yang dipilih pejabat teras Kabupaten Rohul yakni Kepala Bappeda dan Kabag Humas SetdaRohul dan lain sebagainya, untuk itu Sarkawi menghimbau kepada Pengurus Karateker KONI. Rohul yang merasa bertentangan dengan Undang-Undang tersebut supaya mengundurkan diri dari pengurus karateker karena masih banyak yang klain yang mampu menjadi Karateker tersebut.

“Kita tidak ingin lagi adanya Pengurus KONI yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku (Ilegal),” pungkas H Sarkawi lagi (Endar. R)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed