by

PSBB Tangerang Raya Banten Kembali Di Perpanjang

Tangerang-Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten, khususnya Tangerang Raya kembali diperpanjang selama 14 hari ke depan, sampai 26 Juli 2020.

Meskipun Banten sudah berada pada zona kuning dan sudah keluar dari 10 besar Nasional dalam kasus Covid-19.

Keputusan perpanjangan PSBB tersebut diambil setelah dilakukan rapat evaluasi pelaksanaan PSBB jilid V yang dipimpin langsung oleh Gubernur Banten H. Wahidin Halim melalui zoom meeting yang dilaksanakan pada Minggu (12/7/2020).

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, PSBB resmi diperpanjang kembali oleh Gubernur Banten dengan beberapa pelonggaran-pelonggaran.

Saat ini tinggal tunggu petunjuk teknisnya nanti, salah satunya adalah pelaksanaan perayaan Idul Adha.

Ada juga pembahasan terkait bagaimana kegiatan pondok pesantren untuk tingkat Aliyah, kemudian kegiatan resepsi pernikahan, sunatan atau kegiatan sosial lainnya juga sudah mulai dibuka.

“PSBB dilonggarakan tapi dengan pembatasan protokol Covid-19 yang ketat, ttapi tetap dilanjutkan PSBB-nya dalam rangka mempertahankan disiplin masyarakat,”.imbuh Zaki.

Untuk Ponpes yang diijinkan hanya yang tingkat Aliyah (SMA) saja, sedangkan pondok pesantren yang diperbolehkan itupun nanti menunggu protap dari Gubernur untuk mulai beroperasinya, lanjut Zaki.

Dalam kesempatan rapat tersebut, Zaki pun menyampaikan aspirasi ke Gubernur Banten terkait Ojek Online (Ojol) dan Pekerja Seni (Orgen Tunggal pengisi acara resepsi). Agar bisa kembali beroperasi dan diijinkan mengangkut penumpang bagi Ojol dan bagi pekerja seni untuk diijinkan kembali berkarya dan bekerja di bidangnya kembali.

Gubernur Banten H Wahidin Halim mengiharapkan PSBB di Provinsi Banten yang selanjutnya agar nanti bisa lebih banyak kelonggaran-kelonggaran, karena dirinya tidak mau apabila nantinya apabila PSBB dihentikan ada gelombang kedua pandemi, karena itu yang sangat dikhawatirkan.

“Saat ini Banten berada di Zona Kuning dan di urutan 12 secara Nasional, itu semua berkat kerja sama lintas sektoral Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten,” pungkas H. Wahidin Halim.

(SUHARTONO)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed