by

Pondok Pesantren Babul Hasanah Terima 520 Murid Baru TA 2020-2021

PADANG LAWAS-Pertumbuhan pondok pesantren yang kian meningkat tiap tahunnya kurang lebih dapat menunjukkan bahwa makin banyak orang tua kini yang percaya pendidikan agama dan masih sangat dibutuhkan di tengah perkembangan dunia pendidikan yang bersifat modern.

Seperti paparan Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Babul Hasanah H Basaruddin Hasibuan saat di ruang kerjanya, Minggu (2/8/2020), para santriwan/wati tahun ini banyak juga dari luar daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas)

“Seperti dari Riau, Sumsel dan Aceh hal ini menunjukkan bahwa tingginya kesadaran masyarakat atas pentingnya pendidikan sebagai pembentuk akhlak menjadi salah satu pendorong mereka menyekolahkan anak di Pondok Pesantren (Pontren),” imbuhnya.

Mereka menilai, ilmu agama dapat menjadi fondasi keimanan yang kuat untuk membentuk akhlak yang baik, sehingga ketika terjadi masalah saat dewasa kelak, anak anak sudah memiliki pegangan dan dapat mencari solusi sesuai dengan kaidah agama Islam.

Menurutnya kekhawatiran bahwa anak-anak akan terpapar perbuatan negatif juga menjadi alasan para orang tua memilih pondok pesantren. “Di pondok pesantren, dengan pengajaran ilmu Islam yang intens, komprehensif dan terpadu, dapat mencegah anak-anak dari pengaruh buruk narkoba, minuman keras, hingga menjauhkan mereka dari perilaku kekerasan seperti tawuran,” tuturnya.

Hal ini disebabkan oleh ketatnya aturan yang diterapkan pontren dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menghindarkan mereka melakukan perbuatan tersebut.

Kecemasan-kecemasan itu jugak lah yang membawa para orang tua siswa menyekolahkan putra/putri nya ke Pondok Pesantren. “Melihat zaman sekarang yang rentan pergaulan bebas, narkoba, hal buruk lainnya, saya merasa lebih baik jika anak dibekali pengetahuan agama sejak dini,” tuturnya

Dengan bersekolah di pondok pesantren tentu sang anak akan mendapatkan fondasi agama yang kuat. “Di sisi lain, ajaran Islam yang lebih mendalam dibandingkan sekolah umum, memantapkan hati untuk menyekolahkan putranya,
Para santri diajarkan untuk lebih dekat dengan Alquran dan hadis, mempraktikkan puasa Senin dan Kamis, membiasakan diri salat berjemaah di masjid dan salat Tahajud serta hal-hal yang disunahkan Nabi Muhammad SAW,” katanya.

“Dengan belajar hal itu, tentu anak bisa menjadi muslim pintar dan bermanfaat bagi orang lain,
Kami juga para Pengurus Pondok Pesantren Babul Hasanah di Desa Manggis, Kecamatan Batang Lubu Sutam, Kabupaten Palas mengucapkan terimakasih kepada para orang tua santriwan-wati kami yang tlah memercayakan penuh kepada kami pengajaran moral dan agama di pontren pilihannya tersebut,” katanya.

Tambahnya, sekolah di pesantren tentu jauh Berbeda dengan sekolah umum, di pontren para santriwan/wati diajarkan untuk mandiri, disiplin. “Kemudian life skill lainnya di tengah pembinaan yang dilakukan selama 24 jam sehari,” katanya.

(HS)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed