by

Temu Pisah Lurah MCT Disertai Naskah Memori Sertijab

LEBAK-Lurah Muara Ciujung Timur (MCT) menggelar temu-pisah   Lurah yang lama dan yang baru, di Aula Kantor Kelurahan MCT, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (3/8/2020).

Giat dihadiri para Kasi,  Staf, Perwakilan Camat Kecamatan Rangkasbitung, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua BKM dan anggota, Ketua KSM dan anggota,  Ketua RT/RW, Ketua PKK, Ketua Kader Posyandu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta Tokoh Pemuda dan lainnya.

Ketika itu, Lurah  MCT  yang lama H Suhardi, SIP, SH M SI periode tahun 2015–2020 menyatakan, segala sesuatu yang berhubungan dengan jabatan, tugas dan tanggungjawab jabatan dan permasalahan hukum yang menyangkut Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Kegiatan pembanguna fisik tahun 2015-2020 merupakan tanggungjawab Kepala kelurahan Muara Ciujung Timur yang lama,” katanya.

Sementara itu, Lurah Imas Trisnawati, S Sos dilantik menjadi Lurah MCT  pada 15 Juli 2020 lalu, menyatakan segala sesuatu yang berhubungan dengan jabatan, tugas dan tanggungjawab Kepala Kelurahan MCT.

“Dengan catatan bahwa semua inventaris, berkas-berkas dan lain-lain yang sampai saat penandatanganan serah terima jabatan pada Senin, (3/8/2020) adalah merupakan tanggungjawab Kepala Kelurahan Muara Ciujung Timur yang baru,” katanya.

Kemudian, Lurah MCT  lama H Suhardi menyampaikan,  temu pisah, sebagai Lurah yang lama menjabat dari tahun 2015-2020 tidak ada kata yang pantas diucapkan.

“Hanya tiga kata yang pertama doa, yang kedua maaf dan yang ketiga selamat,” katanya.

“Dalam artian yang pertama saya meminta doa, tanpa doa mungkin tidak berarti apa-apa dalam melaksanakan tugas yang sisa waktu masa kerja hanya 8 bulan lagi,” sahutnya.

“Yang kedua kata maaf, kata maaf ini karena manusia mahluk sosial, karena bagaimanapun kita melaksanakan salah satu kegiatan, yang pertama ada buah tangan, kedua campur tangan, ketiga gelang tangan dan yang keempat tanda tangan,” bebernya.

“Jadi hubungan sosial tidak bisa kita berdiri sendiri, baik secara organisator maupun kepribadian, karena disitu ada campur tangan orang lain, tanda tangan orang lain, buah tangan orang lain yang terakhir guratan tangan,” lanjutnya.

“Yang ketiga selamat kepada Lurah yang baru, mudah-mudahan ini menginspirasi kepada Lurah yang baru sehingga akan lebih giat,karena dia masih muda, dan bisa promosi maupun yang lainnya,” tutupnya.

Saat selesai temu pisah, Lurah Imas Trisnawati mengatakan, sudah melaksanakan temu pisah akan meneruskan hal-hal yang memang belum diselesaikan  Lurah yang lama.

“Mungkin dalam hal pembangunan fisik, terutama fisik tahu 2020 yang tertunda aka dilanjutkan, mudah-mudahan semuanya bisa tercapai dan akan menambahkan kembali program-program yang lebih baik kedepan,” harapnya.

“Dengan adanya temu pisah kami lebih mengenal masyarakat dan masyarakat menerima apa adanya,” ujarnya.

“Kemudian mereka dapat membantu program-program pemerintah yang harus dilaksanakan, karena tanpa dukungan masyarakat apapun itu yang kami laksanakan tidak akan bisa berjalan baik dan lancar,” tandas Lurah Imas.

(dul fik).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed