by

Pelaut KPI: Selamat Atas Jabatan Baru Kombes Pol Capt. Hermanta dari KSOP Tanjung Priok Jadi Dirkapel Ditjen Hubla Kemenhub

JAKARTA-Hari Selasa siang, 4 Agustus 2020, delegasi Pelaut KPI (Kesatuan Pelaut Indonesia) yang dipimpin oleh Koordinator Eksekutif Tonny Pangaribuan bersama Koordinator Lapangan Hasoloan Siregar (Solo), Koordinator Administrasi Arifin Simbolon, Muslih, Capt. Miske, Poppy, Debbie dan pelaut HAL (Holland America Lines) langsung diterima oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan (Dirkapel) baru Kombes Pol Capt. Hermanta menggantikan Capt. Sudiono yang kabarnya menjadi KSOP Surabaya.

Ditengah kesibukan Dirkapel baru yang berkantor di Wisma Antara di Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, meskipun hanya beberapa menit disempatkan juga temui delegasi Pelaut KPI yang appoitmentnya hanya melalui komunikasi ponsel dan bukan melalui surat resmi. Oleh delegasi Pelaut KPI memberikan apresiasi yang sangat tinggi, sebab ditengah kesibukan Kombes Pol Capt. Hermanta masih bisa luangkan waktu menyambut kehadiran delegasi Pelaut KPI.

Koordinator Lapangan Pelaut KPI Hasoloan Siregar (Solo) yang dalam mengemban misi perjuangan menyelamatkan organisasi KPI sudah beberapa kali audiensi dengan pejabat Ditjen Hubla seperti Dirkapel Ir. Wibowo dan Koorsahli Menhub Mayjend TNI Buyung Lalana, melalui surat resmi dan protokoler sesuai protapnya.

Akan tetapi Dirkapel baru Kombes Pol Capt. Hermanta tanpa surat resmi dan baru kemarin sore Koordinator Eksekutif Tonny Pangaribuan kontak, sudah diterima dan disambut dengan penuh keakraban dan persahabatan.

Yang luar biasa saat Hasoloan Siregar (Solo) menyampaikan sebuah buku jilidan berjudul Testimoni Pelaut KPI yang didalamnya terdapat sejarah organisasi KPI yang didirikan pada tahun 1976 dan sejak masih bernama PPI (Persatuan Pelaut Indonesia) yang dibentuk tahun 1966 sampai menapaki era reformasi yang mengikuti Konvensi ILO agar serikat pekerja profesi pelaut KPI tidak diikut campuri oleh Pemerintah.

Kronologis Kongres VII KPI tahun 2009 yang deadlock dan tidak terjadi pemilihan Pengurus Pusat (PP) KPI untuk periode 2009-2014. Copy surat dari Kemenkumham pada akhir Oktober 2015 yang dengan tegas menyatakan bahwa KPI tidak terdaftar dalam data base perkumpulan berbadan hukum pada Subdit Badan Hukum Dit Perdata Ditjen AHU Kemenkumham.

Somasi ketiga Ketua Pimpinan Kongres VII KPI tahun 2009 Jhon Kadiaman yang dengan tegas belum pernah mengeluarkan surat keputusan (SK) tentang Penetapan dan Pengesahan PP KPI periode 2009-2014, karena mereka mengangkat dirinya sendiri padahal tidak ada pemilihan PP KPI dalam kongres.

Diterima langsung ditangan Dirkapel baru Kombes Pol Capt. Hermanta, eks Komandan KPLP, dengan ucapan terima kasih yang tulus serta berucap akan diprioritaskan, karena Kombes Pol Capt. Hermanta merasa harus bersahabat dengan pelaut yang merupakan tugas pokok yang barunya.

Hasoloan Siregar merasa puas atas pertemuan dadakan tersebut. Terlebih buku Testimoni Pelaut KPI dibawa serta oleh Dirkapel Kombes Pol Capt. Hermanta ke mobil dinasnya, karena memenuhi panggilan mendadak dari Dirjen Hubla Ir. Agus H Purnomo, setelah delegasi Pelaut KPI usai berphose bersama dengan Dirkapel yang baru.

“Bahkan kami delegasi Pelaut KPI merasa kaget jika Bapak Dirkapel yang baru ini meminta kami untuk mengepalkan tangan dan ikut berteriak “Hidup Pelaut, Hidup Pelaut, Hidup Pelaut…… yang langsung beliau komandoi”, tutur Koordinator Lapangan Hasoloan Siregar (Solo) begitu membanggakan sosok atau figur Dirkapel yang baru tersebut. Konon rasa lapar juga tak terasa karena full merasa puas.

Jurubicara Pelaut KPI Teddy Syamsuri dan Penasehat Binsar Effendi Hutabarat yang berhalangan hadir, menyampaikan ucapan selamat atas prestasi dan reputasi Kombes Pol Capt. Hermanta yang dari KSOP Tanjung Priok dan sebelumnya adalah Komandan KPLP oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi diangkat menjadi Dirkapel.

“Semoga saja dengan Pak Hermanta menjadi Dirkapel yang baru, segala carut marutnya keberadaan dunia perkapalan niaga Indonesia serta dunia kepelautan Indonesia yang kesannya masih termarjinalkan, bisa dilakukan pembenahan, perbaikan, perubahan untuk maju melepaskan ketertinggalannya. Semoga”, ujar Penasehat Pelaut KPI Binsar Effendi yang juga Ketua Umum KKB ’66 serta Ketua Dewan Penasehat dan Pengawas Mabes Laskar Merah Putih (LMP) dari markas Yake (Yayasan Karya Enam-enam) dibilangan Jatinegara, Jakarta Timur.

“Mudah-mudahan saja dengan Kombes Pol Capt. Hermanta menjabat Dirkapel yang baru dan pada kapasitas beliau sebagai Pembina KPI eks officio, bisa segera menginstruksikan KPI untuk mereformasi diri dari kepengurusannya yang tidak kenal tongkat estafet melalui forum Munaslub yang demokratis, sebagaimana yang menjadi Mosi Pelaut KPI. Dengan serikat pekerja profesi pelaut KPI yang kuat maka keberadaan pelaut Indonesia akan diperhitungkan di fora dunia kepelautan. Sebab sekian lama terkesan selalu dijadikan obyek penderita, lahan basah bahkan sapi perah”, pungkas Jurubicara Pelaut KPI Teddy Syamsuri yang juga Ketua Umum Lintasan ’66 dan Sekretaris Dewan Pembina Seknas Jokowi DKI dalam menyudahi rilis Pelaut KPI kepada pers (4/8/2020).

(Ts66)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed