by

DPRD Apresiasi Satgas Covid-19 Pulau Morotai

Morotai – Anggota DPRD Pulau Morotai mengapresiasi Satgas Covid-19 Pulau Morotai, karena sudah bekerja memproteksi seluruh warga di Kabupaten Pulau Morotai.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Morotai Denny Garuda saat di temui wartawan, Kamis (6/8/2020) dia mengatakan kalau dilihat perbandingan dengan Kabupaten lain, Morotai bahwa dari anggaran yang dialokasikan 58 Milyar, anggaran tersebut baru terpakai sekitar 20 Milyar.

Contohnya pembagian sembako di Morotai anggarannya kecil tapi tahapan pembagaian atau item-itemnya banyak, berbeda dengan Kabupaten/Kota yang lain yang anggarannya sama tapi itemnya sedikit.

“Untuk itu perlu kita aprediasi karena mereka mampu mengatur anggaran ini, Sehingga misalnya Rapid Tes yang biasanya bayar, tapi di Morotai semua pendatang digratiskan,  hal ini di Kabupaten Pulau Morotai saja yang demikian,” katanya.

“Saya rasa Satgas Covid-19 di Morotai sudah efesien terkait dengan penggunaan anggaran jadi kita perlu apresiasi karena mereka sudah melakukan yang terbaik,” lanjutnya.

Jadi menurut Deny, dari beberapa item kegiatan yang dialokasikan Rp 58 Milyar baru terpakai belum setenga sedangan Covid-19 masih berlanjut walaupun sudah New Normal.

“Tapi proses karantina yang diterapkan Satgas Covid-19 sehingga kita di Morotai walaupun status dalam zona Orange tetapi sebenarnnya kita dalam posisi hijau karena orang dari luar masuk ke Morotai sudah di Karantina jadi yang positif tidak beraktifitas di luar,” tuturnya

Lanjut Deny memang dalam pelaksanaan karantina ada yang merasa tidak puas, tapi untuk dia, sangat mengapresiasi, karena dengan adanya Lock Steril.

“Sehingga kita Morotai sampai saat ini masih bisa beraktifitas misalnya, saat ini ada ribut kenapa ada pesta, ada pembagian BST kemarin sampai larut malam,” jelasnya.

“Karena kita dalam posisi zona Hijau walaupun sebagaian kita tidak ikut protikol kesehatan, karena itu kita dalam posisi zona Hijau,” ungkapnya.

“Berbeda dengan kabupaten lain kita tidak tahu orang yang positif sudah beraktifitas, tapi kita di Morotai orang yang positif sudah di protrksi dan di karantina,” tuturnya.

“Jadi persoalan anggaran saya sangat apresiasi kepada Satgas Covid-19 Morotai karena ada pemberian bantuan kepada mahasiswa di luar daerah, ada pembagian sembako kepada masyarakat biarpun anggarannya kecil, tapi dilakukan pembagian sembako sampai 4 kali,” pungkasnya mengakhiri.

 

(oje)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed