by

Tak Gentar, 500 Peserta Lulusan SMA’ “Anak Buruh Bangunan” Yakin Dan Optimis Walau Sendirian Lulusan SMP, Tamtama AL Gelombang ll

Pesawaran-“Tak Gentar” bersaing walau hanya lulusan SMP Julian Saputra anak ke – 3 dari Romani dan Ibu Sugiarti asal Dusun Sukajaya Desa Bernung Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, tetap yakin dan optimis walaupun pesaingnya berijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) saat mengikuti tes di SMKN 6 Teluk Betung Bandar Lampung.

“Sekitar lima ratusan lebih yang mendaftar di Tamtama AL Gelombang ll. Hanya saya sendiri yang berijazahkan SMP. Saya yakin dengan Doa restu Kedua Orang tua, saya harus tetap berjuang untuk membuat bangga kedua orang tua saya demi menggapai cita -cita,” ungkap Julian dengan penuh semangat, Minggu (27/9/2020).

“Ayah saya hanya pekerja buruh bangunan yang bekerja jika ada proyek atau pun ada orang yang ingin membuat rumah, jika diperlukan jika tidak ada ya tidak bekerja,” tuturnya lagi.

Dengan bermodalkan do’a dan restu kedua orang tua dan dukungan dari keluarga serta niat saya untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Walaupun saya berijazahkan SMP saya tetap semangat untuk mengikuti seleksi Tamtama AL Gelombang Ke ll di SMKN 6 Teluk Betung dengan Nomor Peserta : 0331/ LPG/CATA/2020. Saya hanya lulus sekolah Smp lantaran orang tua tidak punya biaya, untuk makan saja susah apalagi mau lanjut SMA, terpaksa saya putus sekolah dan membantu orang tua bekerja sebagai kenek bangunan jika ada yang membutuhkan, untuk membantu perekonomian kelurga,” tuturnya.

“Cita – Cita saya ingin menjadi Angkatan laut dari kecil, tahun ini saya berniat dan sudah mendaftar untuk menjadi calon Tamtama AL gelombang ll sekarang masih dalam tahapan tes. Mudah – mudahan niat saya tercapai untuk menjadi TNI – AL, minta dukungan dan do’a nya. Semoga dikabulkan Allah SWT atas niat saya,” pinta Julian.

Sementara ayah kandung Julian Saputra Romani saat diwawancarai oleh awak media, dengan mata berkaca – kaca mengatakan, saya hanya bisa berdo’a dan memberikan dukungan pesan dan nasehat.

“Mengingat kemampuan kami terbatas dengan profesi sebagai Buruh Bangunan, Doa kami sebagai Orang Tua agar segala niat anak kami tercapai dan dapat mengabdikan diri untuk NKRI,” ucapnya.

(H)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed