by

TEMUAN DARI MAHASISWA UIR: MINYAK JELANTAH JADI ALTERNATIF  FORMULASI PESTISIDA RAMAH LINGKUNGAN

PEKANBARU-Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari  Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) RI, Mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) yaitu Ummatul Fajri, Widya Yunasa dan Yovi Veron Setiawan.

PKM pemgajuan ketiga mahasiswa itu, dengan Judul PKM “Pemanfaatan minyak jelantah sebagai alternatif surfaktan sebagai formulasi pestisida ramah lingkungan” berhasil mendapatkan pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) dari Kemenristek Dikti.

Ketika itu, Rektor UIR Prof DR H Syafrinaldi, SH, M C L menyampaikan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa yang berhasil meraih prestasi pada kompetisi ini.

Sedangkan, Menurut Ketua Peneliti Ummatul Fajri, di dampingi Anggota Widya Yunasa dan Yovi Veron, hal yang mendasar baginya untuk mengangkat judul pemanfaatan minyak Jelantah.

“Karena menurut saya pada umumnya minyak Jelantah hanya dibuang ke lingkungan, setelah digunakan terlebih pada ibu rumah tangga yang menggunakan minyak Jelantah secara berulang-ulang,” tuturnya.

“Tentu akan menakibatkan masalah kesehatan bagi konsumennya, dari pemikiran ini saya mencoba melakukan research terhadap penggunaan minyak Jelantah,” ungkapnya.

Ternyata, sambungnya, Minyak Jelantah yang berasal dari bahan organik yaitu buah Kelapa Sawit.
” Kemudian berdasarkan data penelitian sebelumnya minyak Jelantah hanya dimanfaatkan menjadi Biodisel dan Surfaktan (Bahan pembuatan Sabun red-),” paparnya.

“Sehingga dari pada terbuang sia-sia minyak Jelantah dimanfaatkan lagi, sebab menurut data The International Council On Clean Transportation 2019 ada 1.638 juta potensi pengumpulan minyak Jelantah di Indonesia,” ungkapnya.

Tambah Ummatul Fajri pada data tersebut berasal dari limbah rumah tangga yang ada di perkotaan dan sekitar 157 juta berasal dari hotel, restoran di perkotaan.

“Hal ini akan menjadi bermanfaat bagi lingkungan serta minyak Jelantah tersebut bernilai ekonomi untuk formulasi pestisida ramah lingkungan yang dapat digunakan dalam bidang pertanian,” Ummatul Fajri menjelaskan damini kedua rekannya.

Menyikapi keberhasilan tersebut Ketua Koordinator Kegiatan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) UIR tahun 2020 dr.Raihanatu Binqalbi Ruzain, M Kes mengatakan penerima PKM 5 Bidang dari Dirjend Belmawa Kemenristek Dikti tahun ini memengalami peningkatan dari tahun lalu.

“Alhamdulillah tahun ini untuk pertama kalinya jumlah proposal yang lolos untuk didanai oleh Belmawa mengalami peningkatan yang sangat signifikan, bahkan bisa saya katakan ini adalah Rekor untuk kampus Universitas Islam Riau,” katanya.

Selanjutnya, Dekan Fakultas Teknik Dr Eng Muslim, MT memberikan apreasi kepada mahasiswa/i.

Bahkan beliau juga menyampaikan semoga sukses selalu Fakultas Teknik Universitas Islam Riau

Kemudian tidak lupa pula Ketua prodi Teknik Perminyakan sekaligus dosen pembimbing dalam penelitian ini Novia Rita, ST MT mengucapkan selamat serta kepada mahasiswa/i yang berhasil mendapatkan pendanaan.

“Saya selaku ketua prodi memberikan support kepada seluruh mahasiswa Universitas Islam Riau Fakultas Teknik untuk dapat berprestasi walaupun kondisi pendemi Covid19,” katanya.

Penelitian akan sedang dilakukan dalam rentang waktu 1 bulan. Melalui penelitian ini semua berharap bisa lolos seleksi Pimnas yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 oktober mendatang.

“Semoga penelitian ini dapat memberikan banyak manfaat kedepannya, terutama bagi kita semua mahasiswa teknik perminyakan dalam memanfaatkan limbah dan mengeluarkan ide-ide yang bermanfaat untuk masa depan,” ucap Ketua Prodi Teknik Perminyakan sekaligus pembimbing pada penelitian ini.

(Anhar Rosal)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed