by

Bagus Santoso: Tambak Udang Potensial Dikembangkan

Keterangan Foto : Bagus Santoso saat bincang potensi tambak udang diatas kapal nelayan di aliran Sungai Kembung.
Keterangan Foto : Bagus Santoso saat bincang potensi tambak udang diatas kapal nelayan di aliran Sungai Kembung.

Bengkalis-Praktek membuka usaha budi daya tambak udang dengan mengabaikan lingkungan membuat sejumlah pelaku usaha tambak udang desa Teluk Pambang dan sekitarnya gulung tikar.

“Banyak petambak udang mengalami gagal panen karna tingginya pencemaran. Bahkan saat ini kami memilih berhenti total,” kata Doni petambak muda desa Teluk Pambang saat diskusi tentang potensi desa dengan cawabup Bagus Santoso di lokasi usaha pemuka masyarakat H Yusuf Akbar.

Doni mengatakan sebagian petambak memilih tutup usaha, dan bahkan ada yang kapok untuk menjadi petambak udang.

“Mereka tidak berani mengambil resiko karena kualitas air sudah tidak ideal untuk tambak,” ujarnya.

Tercemarnya air mempengaruhi tingkat keberhasilan panen dimana banyak tambak yang tercemar akibat kecerobohan petambak besar yang tidak menghiraukan lingkungan.

Doni berharap pihak terkait terutama pemerintah menata dan mengawasi petambak agar tidak asal menghitung keuntungan saja.

Selain itu Doni juga berharap pemerintah membantu pembuatan kolam kepada kelompok budi daya udang di sepanjang sungai Kembung.

“Sepanjang sungai potensi besar untuk usaha tambak udang. Masyarakat akan senang hati kalau pemerintah membantu pembuatan kolam atau permodalan,” imbuh Doni.

Menanggapi persoalan tambak udang yang tercemar Bagus Santoso turut prihatin dengan kondisi yang terjadi. Padahal sebelumnya usaha tambak udang menjadi usaha andalan warga setempat.

” Ini cermin usaha orang yang kemaruk, mengejar untung besar dengan mengabaikan lingkungan sekitarnya. Harus ada ketegasan dinas terkait agar kasus macam ini tak terulang lagi,” geram Bagus Santoso.

Bagus Santoso menegaskan pengelolaan sumber daya alam yang lestari menjadi agenda prioritas jika masyarakat mempercayakan dia dan pasangannya Kasmarni terpilih menjadi pemimpin Bengkalis.

” Di antara strategi dari misi kami antara lain penguatan ekonomi berbasis sumber daya lokal sebagai jaminan keberlangsungan usaha masyarakat,” katanya.

Tidak hanya itu saja imbuh Bagus Santoso yang pada pilkada serentak 9 desember 2020 berpasangan dengan Kasmarni mendapat nomor urut 3, kedepan perlu sentuhan bantuan untuk penguatan ekonomi dan penyediaan sarana prasarana bagi petani dan nelayan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed