by

Galakan Prokes, Polres Dumai Kolaborasi Bersama KPU Dan Bawaslu Dumai

Dumai, Detikperistiwa.com- Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, memasuki tahapan kampanye Walikota dan Wakil Walikota Dumai. Polres Kota Dumai utamakan dan galakan protokol kesehatan serta menjaga Kamtibmas. Demi terwujudnya pembangunan Nasional dan keutuhan NKRI.

Polres Dumai bersama-sama Komisi Pemiilihan Umum (KPU)Dumai, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Dumai dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) Dumai menjaga Pelaksanaan Pilkada berjalan Aman, Damai dan Sehat.

Sebelumnya, ditegaskan Presiden RI Joko Widodo bahwa pelaksanaan Pesta Demokrasi kini sangatlah berbeda. Presiden RI menekankan agar seluruh penyelenggara, peserta Pilkada 2020 dan masyarakat memperhatikan Protokol Kesehatan Covid-19.

Kedisiplinan Penerapan Protokol Kesehatan dalam penyelenggaraan Pilkada harus dilakukan. Bahkan Kemendagri telah menyiapkan sanksi bagi pemenang Pilkada terbukti melanggar Protokol Kesehatan. Salah satunya adalah penundaan pelantikan diatur UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Menindaklanjuti hal tersebut, Polres Dumai melaksanakan patroli guna memberikan himbauan lenerapan protokol kesehatan dan pengecekan ketempat diselenggarakannya Kampanye sesuai Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP).

Surat Pemberitahuan Kepada Bawaslu Kota Dumai maupun Surat Rekomendasi Dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai.

Patroli Gabungan yang dipimpin Kepala Kepolisian Resor Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira, S.I.K, M.H, Minggu (27/09) sekira pukul 11.00 WIB, menemukan adanya pelaksaan kampanye Paslon di Jalan Panam Jaya Kelurahan Teluk Binjai Kecamatan Dumai Timur diselenggarakan tanpa memiliki STTP, serta tidak menerapkan Protokol Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Maklumat Kapolri Nomor: Mak/ 3 / IX / 2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020

Pantauan dilapangan, mendapati hal tersebut Polres Dumai bersama-sama KPU Kota Dumai, Bawaslu Kota Dumai dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai langsung membubarkan kegiatan Kampanye Dialogis tersebut.

Sementara Bawaslu Kota Dumai melalui Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) akan segera melaporkan adanya pelanggaran tersebut untuk kemudian ditindaklanjuti oleh Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu). Dan kini, pihak penyelenggara Kampanye tersebut telah dibawa ke Mapolres Dumai untuk diperiksa lebih lanjut sesuai perundang-undangan yang ada karena telah menyelenggarakan kegiatan dengan mengabaikan Protokol Kesehatan Covid-19.

“Polri khususnya Polres Dumai akan menindak tegas pelanggaran pelaksanaan Tahapan Pilkada Kota Dumai Tahun 2020 dalam rangka Menjaga Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat Kota Dumai serta mewujudkan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Dumai yang Aman, Damai, Sukses, Tertib dan Kondusif,” tegas Kapolres.

(rawiyah Ira)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed