by

PEMBANGUNAN TEMBOK PENAHAN LUBUK TANJUNG PATUT “DICURIGAI”

LUBUK LINGGAU-Proyek Pembangunan tembok penahan (Talud) tepat di Kelurahan Lubuk Tanjung Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau Sumsel, diduga tidak transparansi.

Warga setempat, Rizal di dampingi Amri menyampaikan, sejak awal pekerjaan ia belum pernah melihat papan merk kegiatan.

“Apa Pemerintah yang membangun. Tiba-tiba ada orang bekerja, kami menduga proyek tersebut tidak transparansi,” ungkap warga. (20/7).

“Dari pertama kerja, hingga sekarang kami belum melihat plang pengumuman, tidak tahu siapa yang membangun warga atau pemerintah, kalau milik pribadi ya silakan, tapi kalau proyek Pemerintah mana ke transparansinya,” tukasnya.

Berhasil dihimpun informasi dari Junaidi (Kepala Tukang) membenarkan bahwa proyek tembok penahan yang ia kerjakan papan merk kegiatannya belum dipasang,

Menurut Junaidi, ia telah bekerja berkisar 12 hari yang lalu, pekerjaan pun berdasarkan Rencana Anggran Biaya (RAB) dan gambar, sepanjang 21 meter dan tinggi 5 meter, pekerjaan tersebut bertulang serta menggunakan besi berukuran 12 inc, cincin memakai besi 7 banci.

“Mengenai jarak cicin 30cm, kalau pelaksana tambahnya, adalah Pak Rio,” tutup tukang.

Memang betul papan merknya belum dipasang. “Kami bekerja sudah 12 hari berdasarkan RAB dan gambar. Kalau besi semuanya memaki ukuran 12 inc dan cincin besi 7 banci, jarak cincinnya 30 cm, dari cakar ayam hingga slopnya begitu semua, mengenai Pemborongnya Pak Rio yang di depan DPRD lama,” tukas Junaidi dengan santai.

Sementara itu Kepala Dinas PU Kota Lubuklinggau, Nobel Nawawi saat hendak diwawancarai, ia tidak berada dikantor, “Pak kadisnya lagi keluar ” ujar salah satu staf sembari berlalu. (Dadang Ariyanto).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed