by

Barisan Muda Kosgoro 57 Kota Medan dan MPSU Setuju, Jika Angkringan Di Kesawan Dikelola Pemko Medan

Medan – Baru-baru ini Kota Medan di hebohkan dengan maraknya warung angkringan yang terletak di Kesawan tepatnya di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan menuai pro dan kontra.

Sebahagian ada yang mengatakan kawasan tersebut menjadi titik kemacetan baru, dan sebahagian lagi mengatakan ini ciri khas baru Kota Medan yang tujuan nya untuk mengais rezeki.

Menurut salah satu pemilik angkringan yang tak mau disebutkan namanya mengatakan kalau dirinya berjualan di lokasi tersebut bukan di bekingin atau di kuasai oleh ormas seperti yang di beritakan oleh media online.

” Kek mana lagi kami mengais rezeki di Kota Medan ini, kalau buka angkringan aja pun di permasalahkan, ini kan cuma masalah teknis saja, tinggal di benahi dan ditata kelola dengan baik, apalagi kalau bisa di ambil alih oleh Pemko Medan,” ungkap pemilik angkringan yang tak mau di sebutkan namanya.

Sementara itu Ketua Barisan Muda Kosgoro 57 Kota Medan, Kiky yang juga pengurus nya memiliki UMKM angkringan Barisan Muda Kosgoro 57 Medan siap berkontribusi sesuai dengan ketentuan yang akan diterapkan Pemko Medan

” Kesawan merupakan bagunan unik zaman belanda yang bisa menjadi icon Kota Medan, jadi dengan adanya angkringan ini sangat unik dan indah jika di tata dengan baik apalagi kalau tidak menimbulkan kemacetan dan nyatanya bisa menambah pendapatan daerah melalui restribusi pajak makan dan minumannya,” jelas Kiky, Selasa (20/10/2020)

Masih kata Kiky, coba kita lihat
Yogyakarta yang terkenal karena angkringannya. Hampir di setiap sudut Kota, terdapat warung angkringan yang menawarkan kuliner murah dengan porsi minimalis.

“Karena kekhasannya itu, warung angkringan di Jogja ini pun kerap menjadi jujukan berbagai kalangan masyarakat, namun, dari ratusan, atau bahkan ribuan angkringan yang tersebar santero Jogja, ada beberapa yang begitu ikon dan populer, tidak hanya bagi warga lokal, tapi juga para pendatang,” beber Kiky.

Masih kata Kiky, bahkan tidak jarang warga luar Jogja yang khusus datang ke kota gudeg itu untuk sekadar menikmati sajian minimalis di warung angkringan tersebut.

” Dalam hal ini pemerintah pusat memberikan bantuan UMKM untuk masa Covid arti nya Pemerintah Pusat sangat mendukung UMKM Kota Medan supaya bisa membantu perekonomian masyarakat, sebab angkringan juga bahagian dari UMKM l,” tutup Kiky

Hal senada juga diutarakan  Ketua Umum MPSU (Masyarakat Perjuangan Sumatera Utara), Mulya Koto.

Dirinya sangat mendukung angkringan tersebut bisa di kelolah oleh Pemko Medan dan kalau bisa dengan membentuk atau menunjuk salah satu Asosiasi Angkringan, sehingga bisa mengkoordinir dan menambah pendapatan daerah khususnya Kota Medan.

” Ini hanya masalah teknis saja, dan ini sangat di sayangkan kalau tidak di kelolah dengan baik, karena angkringan ini sangat menguntungkan Pemko Medan untuk meningkatkan pendapat Daerah dan tidak menambah angka pengangguran sehingga siapa saja pun bisa menjadi wirausaha dalam hal ini membuka UMKM,” ungkap Mulya Koto

Masih kata Mulya Koto, ada baiknya Pemko Medan, seperti Dinas Perhubungan Kota Medan,Dinas Pendapatan Kota Medan, Dinas Pariwisata duduk bersama dengan pemilik angkringan untuk membahas bagaimana tata cara jualan yang baik serta teknis operasional nya sehingga angkringan dapat dikelola dengan baik.

” Kota Medan kaya akan budaya Nya dan pemandangan Nya, namun sangat disayangkan pula kalau tidak dihiasi dengan warung angkringan yang bisa dibuka dimana saja, tidak hanya di Kesawan saja, di dekat Istana Maimun juga bisa, di dekat Kolam Raya juga bisa sehingga masyarakat Kota Medan bisa mengais rezeki dengan membuka UMKM, apalagi dengan adanya angkringan masyarakat Kota Medan bisa saja mengingat akan sejarahnya Kota Medan,” beber Mulya Koto.

” Intinya Pemko Medan harus bekerja keras untuk memikirkan pendapatan daerah dengan adanya angkringan-angkringan yang bisa saja menjamur di Kota Medan tanpa menimbulkan kemacetan,” pungkas Mulya Koto

(p R )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed