by

MO – NOVI BERANTAS NARKOBA

Berantas narkoba gampang. Tinggal kerjasama seluruh masyarakat. Kepala desa. Kepala dusun. RT RW. Identifikasi pemakai. Pengedar. Penjual. Produksi. Habisi mereka. Jangan kasi kendor. Tegakkan hukum. Tangkap semua.

Posisi penyakit sosial ini. Kalahkan korupsi. Narkoba bikin rusak generasi. Tak akan Gemilang Sumbawa. Kalau hisap narkoba. Bikin gila. Gigi ompong. Rusak kesehatan. Tubuh rusak parah.

Narkoba bikin generasi Sumbawa tidak beradab. Rusuh. Gila. Tidak kenal rasa manusiawi. Bandel. Pemerintahan Mo – Novi harus nyatakan perang atas Narkoba.

Masyarakat harus kerjasama dengan polisi. Kasi tau polisi. Siapapun pemakai narkoba. Masyarakat juga harus beri wewenang tangkap pakai narkoba.

Pos pengaman desa pasang. Pos ronda masyarakat aktifkan. Awasi siapapun pakai narkoba. Tangkap. Serahkan ke aparat. Tegakkan hukum.

Menyusun regulasi dan strategi cegah peredaran narkotika salah satu kerja pemerintah Kabupaten Sumbawa. Bekerja sama berbagai instansi pemerintah, non pemerintah dan masyarakat untuk cegah peredaran narkoba di Sumbawa yang meningkat laju beredar.

Perlu tegak jalankan Instruksi Presiden No. 12 tahun 2011. Dukungan. Kerja sama semua instansi. Walaupun ada faktor penghambat adalah minim ketersediaan sumber daya manusia, anggaran dan alat pendukung.

Apa yang tak bisa? Kalau semua masyarakat kerjasama. Berlakukan sikap tegas terhadap peredaran narkoba. Rekrut dan tempatkan intelijen khusus Narkoba di semua desa-desa. Sikat semua kalau ada yang tau pakai narkoba. Jangan kasi ampun.

Narkotika adalah obat dari tanaman atau bukan tanaman. Sintetis maupun semisintetis. Menyebabkan perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi rasa nyeri. Timbul ketergantungan.

Pasal 1 ayat (1) UU NRI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Saat ini, narkotika tidak digunakan dalam bidang farmasi saja, tetapi terjadi penyalahgunaan. Hal ini sering kali ditemukan pada kalangan remaja hingga masyarakat usia dewasa di Kabupaten Sumbawa. Sudah masuk ke desa – desa.

Di Kabupaten Sumbawa, masa remaja adalah masa peralihan menuju dewasa. Paling rawan. Gara – gara hisap narkoba anak alami perubahan fisik psikis. Kakau besar jadi kurang bermoral.

Jika kontrol anak kurang. Maka terjadi penyimpangan, disebut kenakalan remaja. Seperti kelahi, minuman keras, pencurian, perampokan, perusakan, pembakaran, seks bebas, narkoba.

Harus serius pemerintah, karena rusaknya moral Tau Tana Samawa. Lawan narkoba perlu upaya terpadu dan komprenhensif meliputi preventif, represif, terapi dan rehabilitasi.

Penyalahgunaan narkoba disebabkan faktor yang saling pengaruhi satu sama lain, yaitu: 1) Letak geografi; 2) Ekonomi; 3) Kemudahan peroleh obat; 4) Keluarga dan masyarakat; 5) Kepribadian; 6) Fisik dari individu yang menyalahgunakan.

Metode pencegahan dengan promotif dan preventif. Upaya yang paling praktis dan nyata adalah represif dan upaya manusiawi: kuratif dan rehabilitatif.

Chenk Pidang

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed