by

Segenap Masyarakat Maja Keluarkan Pernyataan Sikap Demi Keutuhan NKRI dan Patuhi Protokol Kesehatan

LEBAK-Segenap masyarakat Kecamatan Maja baik dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ormas dan para pengusaha melakukan kegiatan untuk mengeluarkan pernyataan sikap dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan menolak tindakan anarkis dan arogansi golongan dan mematuhi Protokol Kesehatan untuk menghindari adanya penularan Covid-19,  di Halaman Kantor Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Selasa (24/11/2020).

Camat Maja Edi Nurhaedi menerangkan, yang pertama kegiatan ini untuk mengeratkan satuan di wilayah Kecamatan Maja dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia jangan sampai situasi yang kondusif terganggu dan bisa merubah arah,sehingga situasi kondusif menjadi kurang kondusif.
Yang kedua adalah kegiatan sore ini adalah untuk meriviu kembali dan mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 ini masih terjadi di mana-mana.

“Kemudian yang hadir disini menjadi pelopor Protokol Kesehatan”, imbuh Camat Edi.

Lanjut Camat Edi kegiatan sore ini dihadiri unsur Babinsa, MUI, FSPP, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ormas juga ada.

“Sementara jumlah pesantren di Maja ada sekitar kurang lebih yang salafi itu ada 50 lebih,” terangnya.

Camat Edi menghimbau dan berharap semua santri sehat,warga Maja juga sehat,para pengasuh pondok pesantren agar menjadi pelopor pencegahan penularan Covid-19. “Apalagi Kabupaten Lebak diberlakukan kembali PSBB tahap kedua,” tutupnya.

Menambahkan Kapolsek Maja kompol H Masbah, ini adalah menjelang keadaan seperti sekarang ini, jadi kami mengeluarkan pernyataan sikap yang dihadiri semua tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, LSM dan para pengusaha untuk membuat pernyataan sikap.

Pertama  adalah kami menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menolak tindakan anarkis dan arogansi golongan.

Kedua tetap mematuhi Protokol Kesehatan untuk menghindari adanya penularan Covid-19.

Selanjutnya kata kompol Masbah, tidak akan menghadiri acara haul syeh Abdul Qadir Jailani di pasar Kemis, melalui para tokoh agama, tokoh masyarakat menyampaikan kepada warganya untuk tidak menghadiri acara haul tersebut sehingga tidak adanya claster baru akibat adanya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah para hadirin menyikapi dengan positif sehingga insyaa Allah acara ini sampai kelapisan terbawah,” imbuh Kompol Masbah.

“Himbauannya, mari kita sama-sama menjaga keutuhan NKRI tidak terbawa arus dan isu-isu yang tidak benar,kalau seandainya itu di media tolong konfirmasi terlebih dahulu agar tidak menyesatkan yang menerima informasi tersebut dan selalu menjaga Protokol Kesehatan sehingga ekonomi dan semuanya segera beralih kembali untuk kehidupan yang lebih baik lagi,” pungkas Kompol Masbah.

(dul fik).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed