by

Kapolres AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH, Pimpin Apel Deklarasi Netralitas Anggota Polri Dalam Pilkada Serentak Tahun 2020

ROKAN HULU-Kegiatan Apel Deklarasi Netralitas Anggota Polri Polres Rokan Hulu (Rohul) dalam pilkada serentak Tahun 2020, di Kabupaten Rohul, Jum’at, (27/11/2020) sekitar pukul 08.00 Wib di Lapangan Apel Polres Rohul.

Hadir dalam kegiatan tesebut, Kapolres Rohul, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat, S IK, MH, Waka Polres, Kompol Willy Kartamanah, AKs, S Ip, MSi, Kabag Ops, Kompol John Firdaus, A Mk, Kabag Sumda, Kompol Jurnal Purba, Kabag Ren Kompol Kamsir, Para Kasat Jajaran Polres Rohul, Para Kapolsek Jajaran Polres Rohul dan lainnya.

Adapun peserta Apel Deklarasi yakni
1 Peleton Para Kapolsek Jajaran, 1 Peleton Bag Ops, 1 Peleton Bag Sumda, 1 Peleton Bag Ren, 1 Peleton Sat Sabhara, 1 Peleton Sat Lantas, 1 Peleton Sat Binmas, 1 Peleton Sat Tahti.

Kemudian, 1 Peleton Sie Tipol, 1 Peleton SPKT, 1 Peleton Sat Intelkam, 1 Peleton Sat Reskrim, 1 Peleton Sat Narkoba dan lainnya.

Giat Apel lansung dipimpin Kapolres Rohul, menyampaikan dilarang ikut mendeklarasikan Paslon, dilarang menerima, memberi, meminta, mendistribusikan janji, hadiah, bantuan dalam bentuk apapun dari pihak Parpol, Paslon kepala Daerah serta tim sukses giat Pilkada Tahun 2020.

“Kemudian dilarang menggunakan, memesan, memasang, dan menyuruh orang lain untuk memasang atribut Pilkada Tahun 2020, yaitu berupa gambar/lambang, Cabup dan Cawabup,” katanya.

Selanjutnya dilarang menghadiri, menjadi pembicara pada giat Deklarasi, rapat, kampanye, pertemuan Parpol, kecuali dalam melaksanakan tugas PAM berdasarkan surat perintah tugas, rilarang mempromosikan, menanggapi dan menyebar luaskan gambar/foto Paslon Kepala Daerah, baik melalui Media Masa, Media Online dan Medsos, dilarang Foto bersama dengan Paslon Kepala Daerah, Team sukses, massa manapun simpatisannya.

Seterusnya dilarang foto/selfi dimedsos dengan gaya mengacung kan jari membentuk dukungan kepada Paslon Kepala Daerah, yang berpotensi dipergunakan pihak lain untuk mengambil kesempatan dalam hal keberpihakan/ketidaknetralan Polri, dilarang memberikan bantuan dan dukungan Politik dalam bentuk apapun kepada Paslon Kepala Daerah.

Berikutnya dilarang menjadi pengurus/anggota tim sukses Paslon Kepala Daerah, dilarang menggunakan kewenangan yang dapat menguntungkan atau merugikan kepentingan Paslon Kepala Daerah tertentu, dilarang memberikan fasilitas Dinas/pribadi, guna kepentingan Politik Paslon Kepala Daerah, dilarang melakukan Kampanye hitam (black campaign) dan anjurkan untuk tidak berikan suara Pilkada Tahun 2020.

“Kemudian rilarang berikan Informasi kepada siapapun terkait hasil penghitungan suara Pilkada Tahun 2020, dilarang terlibat/turut andil dalam kegiatan sebagai penyelenggara Pilkada Tahun 2020,” pungkasnya.

Terpantau kegitan dilanjutkan dengan penanda tanganan fakta 8ntegritas netralitas Polri dalam pilkada Tahun 2020.

Giat Deklarasi pilkada damai berakhir pukul 09.00 Wib, selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

(Humas Polres Rokan Hulu)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed