by

Sat Reserse Narkoba Polres Tabanan Ungkap Tiga Kasus Narkoba, 4  Pelaku Ditangkap

Tabanan-Dalam penegakkan Hukum, menindak para pelaku penyalahguna Narkoba, guna terwujudnya Situasi Kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Tabanan aman Kondusif, jelang Pilkada serentak 2020.

Jajaran Sat Narkoba Polres Tabanan berhasil mengungkap 3  kasus penyalahguna Narkoba di tiga TKP berbeda dan mengamankan / menangkap 4  terduga sebagai Pelaku.

Seijin Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy P S Siregar, S IK, MH dijelaskan oleh Kasat Resnarkoba Polres Tabanan AKP I Gede Sudiarna Putra, SH, di dampingi KBO Sat Narkoba bersama Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagio, SSos, pada Rabu, (2/12/ 2020) pukul 09.00 Wita, dalam acara kegiatan hadir dan diliput rekan awak Media Cetak dan Media Onlin.

“ Dalam rangka membangun dan mewujudkan situasi kamtibmas Tabanan aman kondusif, terlebih menjelang Pilkada serentak 2020, penegakan hukum sesuai dengan kewenangan dan ketentuan peraturan per Undang – undangan yang berlaku tetap dilaksanakan jajaran Polres Tabanan, disamping melaksanakan fungsi Pelayan dan pembinaan,” katanya.

Tim Opsnal jajaran Sat Res Narkoba Polres Tabanan berhasil mengungkap tiga kasus penyalahguna Narkoba di tiga tempat dan pada waktu yang berbeda, berdasarkan bukti permulaan yang cukup telah mengamankan 4 orang salah satunya sebagai pengedar dan menyimpan Narkoba tanpa ijin yang berhak serta mengamakan terduga pelaku sebagai pengguna, menyita sejumlah barang bukti dengan data pengungkapan yakni
1. Pada hari Kamis, 5 Nopember 2020 pukul 01.00 Wita, Tim Opsnal mengamankan terduga I Gusti Komang Asmara Jaya alias Semal, perannya sebagai pengedar, terduga diamankan di rumahnya di jalan Anggrek Gang 1 Nomor 06, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, hasil penggelegadan badan dan tempat tertutup lainnya, padanya ditemukan dan disita barang bukti berupa 18 Paket Shabu berat seluruhnya 5.27 Gram Bruto atau 3,26 Gram Netto.

2. hari Selasa, 17 Nopember 2020 pukul 01.45 Wita, mengamankan dua orang terduga masing-masing :
– Hulya Mawadi alias Adi, diamankan didalam Kamar kost yang ditempatinya di Jalan Raya Kediri – Tanah Lot,
– Firman Hidayat alias Firman, diamankan didalam kamar kost yang ditempatinya di jalan Bay Pass Minggu – Tanah Lot, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, padanya petugas menemukan dan menyita barang bukti berupa, 1 paket shabu 0,08 gram netto atau 0,23 gram bruto, satu buah alat hisap shabu ( bong ) dan korak gas, modus memiliki, menyimpan dan menguasai Narkotika jenis Shabu tanpa ijin yang berbewenang.

3. hari Senin, 23 Nopember 2020 pukul 20.40 Wita, Tim Opsnal mengamankan terduga “ Dimas Arifin alias Dimas “ dengan modus memiliki, menyimpan dan menguasai Narkotika jenis Shabu tanpa ijin yang berbewenang, terduga diamankan di Jalan Perumahan Graha Sanggulan, Banjar Sanggulkan, Desa Banjar Anyar, Kec. Kediri- Tabanan, hasil penggelegadan badan dan tempat tertutup lainnya padanya ditemukan dan disita barang bukti berupa 19 Paket sbabu dengan berat 7,98 gram.

Kasat Resnarkoba AKP I Gede Sudiarna Putra, S.H., menambahkan “ Kasus yang berhasil diungkan tentu tidak mudah, memerlukan keuletan dan kerja keras serta kerjasama Tim, semua ini tentu berawal mula dari informasi yang diterima dari Masyarakat yang menyebutkan bahwa orang dengan ciri-ciri tertentu sering bersentuhan dengan Nakrkoba, selanjutnya Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Tabanan terus mendalami dengan melakukan serangkaian penyelidikan bahkan melakukan pembuntutan, sehingga keberadaan para terduga terdeteksi / diketahui.

Berbekal Surat Perintah, Tim Opsnal yang dipimpin Kasat Narkoba AKP I Gede Sudiarna Putra, S.H., melakukan penggeledahan badan dan tempat tertutup lainnya, padanya petugas berhasil menemukan barang bukti seperti tersebut diatas,

Ke 4 ( empat ) orang terduga Pelaku yang berhasil diamankan, saat ini ditahan di Rutan Polres Tabanan, kasusnya dalam proses penyidikan, terduga dijerat dengan Pasat 112 ayat (2) UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun, dan pidana denda paling sedikit 800 Juta dan paling banyak 8 milyar rupiah, tegas Kapolres Tabanan, ucap Kasat Narkoba.

(Humas Polres Tabanan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed