by

ABAIKAN TAMU UNDANGAN SEKDIS “DIDUGA OKNUM KEPALA SMPN 1 LECEHKAN DISDIK”

TANGERANG- detikperistiwa.com Merespon cepat insiden perlakukan yang tak pantas diterima Pemred InfoTerbit.com, oleh Ip oknum security SMPN 1 Cisoka.

Oleh awak media menilai, sikap arogan oknum tersebut bukan saja melecehkan profesi wartawan yang diduga kuat ada unsur pidana di dalamnya, Pasalnya, oknum itu telah memfitnah dan menuduh Pimred InfoTerbit.com sebagai pencuri.

Ketua JNI Kabupaten Tangerang Sopian Hadi mengatakan, terkait hal ini, pihaknya sudah mendapat penjelasan dari Manajemen InfoTerbit.com. Penjelasan inilah yang menjadi dasar pihak JNI mengeluarkan pernyataan resmi.

Dari keterangan yang didapat, Pimred InfoTerbit.com “Dedy ” datang ke SMPN 1 Cisoka atas undangan dari Sekdis Pendidikan, Pahrudin melalui pesan WhatsApp.

Atas dasar itu, Dedy datang ke sekolah tersebut. Tapi, bukannya sambutan baik yang didapat, Dedy malah mendapat sikap kasar dari oknum security.

“Bahkan, oknum itu menuding Dedy sebagai pencuri karena telah mengisi buku tamu tanpa sepengetahuan si oknum security ini. Padahal, saat Dedy mengisi buku tamu, ada staf sekolah yang mengarahkan untuk mengisi buku tamu itu,” ujar Sofyan.

Tidak hanya itu, kata Sofyan, meski dia datang atas undangan Sekdis Pendidikan Pahrudin, namun sang Kepala SMPN 1 Cisoka Wawan Alwani tidak mau menemui Dedy.

“Ini kan sama saja melecehkan tamu undangan Sekdis Pendidikan. Kalau demikian, oknum Kepala SMPN 1 Cisoka ini sama saja telah melecehkan Dinas Pendidikan sebagai institusi yang menaungi pendidikan,” pungkas Sopian.

Atas munculnya sejumlah persoalan, pihaknya sangat menyesalkan kejadian itu, Untuk itu, JNI akan memberikan pendampingan terhadap InfoTerbit.com menyelesaikan masalah ini, termasuk menempuh langkah-langkah hukum.

Menurut Sopian, tuduhan terhadap Pimred InfoTerbit.com Dedy sebagai Pencuri seperti yang dikatakan oknum security itu adalah tuduhan yang tak mendasr.

” Dalam hal ini tuduhan tersebut termasuk fitnah, yang dapat dikenakan sanksi sesuai Pasal 311 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,” tegasnya.

Padahal, kedatangan Dedy ke sekolah ini atas undangan dari Sekretaris Dinas Pendidikan Kab. Tangerang, Pahrudin untuk melakukan klarifikasi pemberitaan.

“Saya datang ke SMPN 1 Cisoka karena ada undangan dari Sekdis Pendidikan untuk klarifikasi berita dengan Kepala Sekolah SMPN 1 Cisoka Bapak Wawan Alwani,” kata Dedy, Selasa (13/1/2021).

Atas undangan itu, Dedy pun datang ke sekolah sebagaimana prosedur dirinya telah mengisi buku tamu.

Namun, tiba-tiba, security SMPN 1 Cisoka bernama Ipal langsung menegur dan marah-marah kepada dirinya tanpa sebab.

Bahkan, security itu menuduh Dedy sebagai pencuri. “Kok bisa masuk ke sekolah, padahal buku tamu itu kan adanya di ruang kepala sekolah. Ini seolah-olah sebagai pencuri bisa masuk ke sini,” ujar Ipal kepada Dedy.

Dedy berulangkali menjelaskan bahwa dalam kunjungan sebelumnya maupun saat itu, mengisi buku tamu sesuai prosedur. Saat mengisinya pun, ada pihak sekolah yang mengarahkan.

Namun, dia terus saja mendapat teguran kasar dari security Ipal.

Yang disesalkan Dedy, saat itu pun dia juga tidak bisa bertemu dengan Kepala SMPN 1 Cisoka, Wawan Alwani. Padahal, rencana pertemuan tersebut atas undangan dari Sekdis Pendidikan, Pahrudin.

“Di tunggu oleh Kepsek hari ini jam 14.00 di SMPN 1 Cisoka” Begitu isi pesan WhatsApp Sekdis Pendidikan Pahrudin kepada Dedy yang dikirimkan pada Rabu (13/1/2021) pukul 08.20 Wib.

Atas persoalan tersebut, beberapa Awak Media merespon negatik atas kejadian itu dan akan menyikapi secara serius perlakuan arogan yang menimpa rekan seperovesinya.

(Pr/S )”.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed