by

JAKSA TETAP LANJUTKAN EKSEKUSI LAHAN DL SITORUS MESKI SUDAH MENINGGAL

Jakarta – Pengusaha DL Sitorus meninggal dunia pada 3 Agustus 2017.

Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan pelaksanaan eksekusi lahan milik pengusaha DL Sitorus di Sumatera Utara telah dilakukan sejak tahun 2009.

Walaupun sudah dieksekusi jaksa sejak 2009 ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), lahan sebanyak 47 ribu hektare masih dikuasai DL Sitorus secara fisik untuk menjalankan bisnisnya.

“Kita sudah eksekusi sejak tahun 2009, saya ingat betul sejak 26 Agustus 2009, mestinya sejak saat itu, harusnya secara fisik pun harus sudah diserahkan kepada Menteri Kehutanan,” sebutnya.

” Tapi kalau pun belum tentunya ya kenapa? Kami harus telusuri lagi, tapi tugas dari jaksa dalam eksekusi masalah itu sudah selesai,” kata Prasetyo, di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (8/8).

Setelah kejaksaan melakukan eksekusi, seharusnya menurut Prasetyo yang menindak lanjuti adalah Kementerian LHK.

Prasetyo mendengar kabar KLHK akan membentuk tim gabungan terkait eksekusi ini. 

“Saya dengar KLHK membentuk tim gabungan juga karena mereka perlu bantuan juga. Apalagi DL Sitorus sudah meninggal sehingga tentunya mungkin penanganannya akan berbeda,” kata Prasetyo. 

Saat ditanya apakah Jaksa Agung akan bertemu dengan Menteri LHK untuk membahas persoalan ini, Prasetyo menjawab dengan normatif.

“Iya nanti lah, bisa besok bisa lusa,” ujarnya. (dtc)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed