by

Ringkus Pelaku TP Perikanan Lobster, Ditpolairud Polda Banten Selamatkan Kerugian Sekitar Rp 6 Milyar

Cilegon – Personil Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Rustam Mansyur SIK melalui Wadirpolairud Polda Banten AKBP Abdul Majid, menyampaikan pihak telah memyelamatkan kerugian negara hingga Miliaran Rupiah.

“Kita mengamankan 2 Tersangka berinial MS, Alamat KP Hunibera RT 03 RW 03 Desa Cikiruh Wetan Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten,” katanya Rabu, (20/12021) sekitar 23.00 Wib, di
Jl Raya Binuangeun Lebak – Banten.

Lanjutnya, kemudian tersangka CR alamat Kp Sukawaris RT 02 RW 01 Desa Sukawaris Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang Prov Banten. Sedangkan Saksinya Bripka Arif Wahyudi dan Bripka Agus Firman.

“Adapun Barang Bukti (BB) sekitar 24 ribu ekor benih lobster dan 1 Unit sepeda motor Honda Scopy No. Pol A 6304 CU,” ungkapnya

Kemudian, Subdit Gakkum AKBP Agus Yulianto SH, S Sos menceritakan kronologis kejadian, berawal dari Anggota Subdit Gakkum mendapatkan informasi dari masyarakat Binuangeun Lebak Banten sering terjadi transaksi pengiriman Baby Lobster (Benur) dari daerah Banten ke daerah pelabuhan Ratu Jawa Barat tanpa izin usaha.

“Atas informasi tersebut, selanjutnya Anggota melaksanakan penyelidikan di daerah Binuangen Lebak, Banten, pada Rabu (20/1/2021) sekitar Pukul 23.00 Wib,” pungkas AKBP Agus Yulianto SH, S Sos.

Di tempat yang sama, Wadir Polairud AKBP Abdul Majid SH menjelaskan anggota subdit gakkum yang di pimpin Panit 1 Subdit Gakkum Ipda Supriyadi SH telah mengamankan pelaku yang diduga melakukan tindak pidana perikanan (Baby Lobster) tanpa izin usaha di Jalan Raya Binuangeun Lebak Banten.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti berupa baby lobster diamankan dan dibawa ke Mako Dit Polairud Polda Banten guna pemeriksaan lebih lanjut.

Para Tersangka akan dikenakan Pasal : 92 UURI No. 45 tahun 2009 atas perubahan UURI No 31 Tahun 2004 tentang perikanan

Wadir Polairud Polda Banten AKBP Abdul Majid SH. mengatakan nilai jual per ekor baby lobster seharga Rp 250 ribu per ekor, jadi nilai kerugian negara sekitar Rp 6 Milyar. “Artinya dengan terungkapnya kasus penyelundupan ini. Dit Pol Airud Polda Banten sudah bisa menyelamatkan uang sejumlah tersebut,” ujarnya Abdul Majid mengakhiri

HendraJaya

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed