by

Diburon Selama 4 Bulan Pelaku Pembunuhan Ngasil Tarigan Diringkus Di Kabupaten Dairi

DELI SERDANG -detikperistiwa.com l Diburon selama 4 bulan lebih, Edi Sanjaya Sembiring alias Jaya Sembiring (40) ditangkap Sat Reskrim Polresta Deli Serdang di Desa tengah Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi, Jumat (22/1/2021) sekitar pukul 21.00 Wib.

Jaya Sembiring ditangkap atas kasus pembunuhan Ngasil Tarigan (67) warga Dusun III, Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang ditemukan tewas dalam gubuk diperladangan milik korban di Dusun I, Desa Simempar, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Deli Serdang pada, Kamis (10/9/2020) lalu.

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol M Firdaus SIK MH kepada awak media, Sabtu (23/1/2021) membenarkan penangkapan Jaya Sembiring. Dari hasil interogasi, Jaya Sembiring menerangkan bahwa pelaku mengakui perbuatan telah melakukan pembunuhan terhadap korban.

Pelaku mengaku melakukan pembunuhan tersebut seorang diri. Sebelum terjadi pembunuhan terhadap korban, pelaku sempat bertengkar mulut dengan korban karena permasalahan lahan tanah untuk dijual. Korban menyuruh pelaku untuk datang keladang korban menemui korban untuk membicarakan permasalahan tersebut setelah korban selesai ziarah.

Sesampainya diladang korban pada malam hari seorang diri, pelaku dengan korban kembali bertengkar mulut tepatnya di batu yang didepan pondok korban. Namun korban saat itu langsung emosi dan korban langsung mengambil parang yang sudah disimpan korban dibelakang celananya dan mengeluarkan parang dan langsung membacok kearah pelaku.

Namun pelaku menangkis dengan tangan kiri pelaku dan mengenai mata jari tangan kiri pelaku. Pelaku sempat terjatuh ditanah dan pelaku langsung melakukan perlawanan dan menendang dengan kaki pelaku kearah wajah korban dan korban terjatuh kearah pondok dan mengenai tiang pondok tersebut dan dinding pondok roboh beserta tubuh korban.

Melihat korban terjatuh, pelaku langsung bergulat dengan korban dipondok itu sambil memukuli korban dan juga menginjak muka korban dengan lutut secara berulang-ulang, dan saat bergulat korban kalah dan kondisi kritis.

Karena korban kritis pelaku pergi meninggalkan korban. Dan saat itu ada bara api yang sedang menyala dipondok korban, Dipondok tersebut pakaian korban sudah berserakan dan banyak pakaian korban yang berada didekat bara api yang menyala dipondok. Namun korban berteriak meminta tolong tapi pelaku tetap pergi meninggalkan korban dan saat pelaku meninggalkan korban, Pondok tersebut belum terbakar.

Namun saat besok paginya pelaku datang melihat kepondok korban dan pelaku tidak menyangka saat melihat korban juga sudah terbakar dan meninggal dunia di dalam Pondok dalam kondisi hangus terbakar.

“Pelaku mengaku tidak ada melakukan pembakaran terhadap korban. Bahwa pelaku tidak ada mengunakan alat untuk melakukan penganiyaan terhadap korban hanya mengunakan tangan dan kaki saja,” sebut Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol M Firdaus SIK, MH.

(LG)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed