by

RIB Minta Presiden Agar Sakti Wahyu Trenggono Gantikan Erick Thohir Jadi Meneg BUMN Karena Merugi Dan Banyak Hutang

JAKARTA-Relawan Indonesia Bersatu (RIB) yang merupakan gabungan 71 Relawan Jokowi meminta Presiden RI Joko Widodo segera mengganti Meneg BUMN Erick Thohir sebab sudah terbukti selama 1, 5 tahun memimpin Kementerian pemasok APBN ini gagal bahkan saat ini BUMN banyak terlilit hutang yang istilah sederhananya hampir ” Bangkrut”

” Kita minta Presiden segera mengganti Erick Thohir dan menurut pandangan kami Bapak Sakti Wahyu Trenggono yang saat ini Menteri KKP lebih pantas menggantikan Erick agar Kementerian BUMN tersebut dapat maksimal membantu krisis ekonomi dan defisit APBN saat pandemi ini,” tegas, Kornas RIB, Lisman Hasibuan, Rabu (27/1/2021), malam

Kemudian,   Sekjen Pusat Pemberdayaan Ekonomi Rakyat dan Pembangunan Daerah (PUSPERANDA) Joko Priyoski yang tergabung di RIB juga sangat menyesalkan banyaknya BUMN yang saat ini bermasalah bahkan terlilit hutang.

Lanjutnya, lihat saja PT ASABRI, JIWASRAYA, bahkan beberapa BUMN yang dahulunya surplus tapi saat ini terancam bangkrut karena hutang yang menumpuk contoh saja BRI hutang 1.008 Trilyun, Bank Mandiri Hutang 997 Trilyun, BNI hutang 660 Trilyun, PLN Hutang 543 Trilyun, Pertamina hutang 523 Trilyun.

“Kemudian, BTN hutang 249 Trilyun, TASPEN hutang 222 Trilyun, Waskita Karya Hutang 102 Trilyun, PT Telkom Hutang 99 Trilyun, Pupuk Indonesia hutang 76 Trilyun, belum lagi ada 14 BUMN,” ungkapnya.

“Selanjutnya yang terancam dibubarkan, bahkan PT KAI, Krakatau Steel, PTPN dan BUMN Karya juga ikut terlilit hutang, inikan bermakna Erick Thohir gagal mengelola BUMN tersebut, padahal disaat krisis seperti ini seharusnya BUMN lah garda terdepan yang membantu keuangan negara tapi malah sebaliknya,” tegas Mantan Ketum Pemuda LIRA ini, Rabu, (27/1/2021) di Jakarta

“Inilah dasar kami meminta Pak Jokowi untuk segera mengganti Erick Thohir sebelum semuanya terlambat, kami sebagai gabungan Relawan Pak Jokowi pada 2019 yang lalu tidak akan ikhlas jika nanti Bagkrutnya BUMN ini yang terkena imbasnya Presiden yang dianggap tidak mampu memajukan BUMN ini,” pungkas Lisman mengakhiri.

(PR)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed