by

“Himari Desak Agar Pecat Kepala Kantor BPN Pekanbaru”

Pekanbaru, detikperistiwa.com-Sejumlah Mahasiswa yang menamakan Himpunan Mahasiswa Riau (Himari) berunjuk rasa di Depan Gedung Kantor BPN Wilayah Riau, tepatnya di jalan Cut Nyak Dhien Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Rabu (27/1/2021) pukul 13.15 Wib.

Aksi damai atas dugaan pelanggaran Hak Guna Bangunan (HGB) yang diduga dilakukan  Kepala Kantor BPN Kota Pekanbaru RLG

Dalam orasinya, Koordinator Aksi Maulana Syaifurrasyid, mewakili puluhan mahasiswa menuntut agar  segera melakukan pemecatan Kepala Kantor BPN Pekanbaru  RLG

“Karena diduga sudah terlihat dalam penertiban HGB Hotel Royal Asnof,” soraknya

Tak hanya itu saja, aksi yang dilakukan  Himari ini juga mendesak dan meminta kepada Penyidik Polda Riau agar dapat mengirimkan Surat Pemberitahuan Penyidikan (SPDP) ke Kejati Riau, guna proses selanjutnya.

“Sehingg dalam perjalanan menuju penegakan pelaksanaan Hukum dapat berjalan dengan efektif,” sebut Maulana Syaifurrasyid.

Bahkan, pada saat Orasi Maulana juga meminta agar status kepada Kepala Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru menjadi tersangka dalam dugaan pelanggaran kasus tersebut sesuai dengan Pasal 264 ayat 1 KUHAP tentang data otentik palsu diatas putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia (MARI).

“Kemudian usut segera dengan tuntas semua oknum-oknum di BPN yang terlibat dalam topik HGB Hotel Royal Asnof,” mintanya.

Kepada wartawan Maulana Syaifurrasyid mengatakan pihaknya berharap agar semua tuntutan yang mereka  bawa ini dapat diterima dengan baik.

“Kami menginginkan agar mafia tanah di Pekanbaru segera diberantas, kami juga berharap agar Polda Riau segera mengirimkan SPDP ke Kejati Riau,” ujarnya.

“Kemudian menaikkan status tersangka Kepala Kantor BPN kota Pekanbaru  RLG dalam dugaan Pelanggaran terhadap Pasal 264 ayat 1 KUHAP sesuai dengan Amanat Undang Undang,” pungkas Maulana Syaifurrasyid.

(zulfitra).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed