by

MAHASISWI DI YOGYAKARTA NEKAT BUANG BAYINYA

 

YOGYAKARTA- Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan Rabu (9/8) pagi dalam kondisi meninggal di sebuah tas kresek.

 

Ironisnya, perempuan diduga ibu bayi itu terlihat ikut menyaksikan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dari pihak kepolisian.

 

 

Kapolsek Depok Barat, Kompol Sukirin Haryanto menuturkan, awalnya ada warga melaporkan penemuan mayat bayi di bak sampah daerah Glondongan, Caturtunggal, Depok, Sleman. Mayat bayi tersebut berada di dalam tas kresek.

 

“Saya bersama anggota langsung menuju lokasi penemuan dan langsung melakukan olah TKP,” ujar Kapolsek Depok Barat, Kompol Sukirin Haryanto

 

 

Sukirin menyampaikan, saat melakukan olah TKP, ada salah satu warga  menceritakan awalnya tas kresek berisi bayi tersebut diambil seorang pemulung dari samping sebuah kos-kosan lokasinya tidak jauh dari penemuan, sekitar 30 meter.

 

“Jadi ada pemulung mengambil tas kresek yang tergelatak di samping kos-kosan. Saat dilihat ternyata tas kresek itu berisi bayi, lalu diletakkan dan langsung melapor,” bebernya.

 

Dari informasi tersebut, lanjutnya, pihaknya langsung menuju lokasi awal pemulung mengambil tas kresek tersebut. Di lokasi, polisi mengumpulkan keterangan, termasuk dari pemilik kos.

 

“Satu kamar terbuka dan ada perempuan  sedang duduk di dalam. Saat didatangi, terlihat ketakutan, bau kamarnya juga anyir, saya melihat ada bercak darah di keset kamar mandi,” urainya.

 

Dari temuan itu lantas dilakukan pemeriksaan medis. Dari hasil pemeriksaan, lanjutnya, ada kesamaan antara bayi yang ditemukan dengan perempuan di dalam kamar kos. Namun demikian, karena kondisinya masih drop, perempuan tersebut dibawa ke RS Bhayangkara.

 

“Masih terduga, dan saat ini di rawat di RS Bhayangkara. Dari hasil medis 90 persen sama,” urainya.

 

Disampaikannya, perempuan yang diduga merupakan ibu dari mayat bayi tersebut berinisial LU (21) warga Masuji, Lampung.

 

LU berstatus sebagai mahasiswi semester 6 di salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta.

 

“Kondisinya masih lemah dan belum bisa dimintai keterangan. Setelah membaik nantinya akan kita mintai keterangan,” ucapnya.

 

Menurutnya, saat polisi melakukan olah TKP, terduga LU datang ke lokasi. Ia sempat melihat proses olah TKP.

 

“Jadi dia terekam berada di lokasi dan melihat olah TKP,” ujarnya.

 

Usai dilakukan olah TKP, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki itu lantas dibawa ke RSUP dr Sardjito Yogyakarta untuk dilakukan visum.

 

“Kita masih menunggu hasil pemeriksaan, jam berapa meninggal dan penyebabnya apa,” pungkasnya. ( kc/ar)

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed