by

Vaksinasi Ke II, Sekdakab Rohul: Saya Merasa Efeknya, Makan Enak, Tidur Nyenyak, Jadi Tak Ada Efek Negatif

ROKAN HULU- Vaksinasi Sinovac Covid19 dosis ke 2 di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Senin (15/2/2021) di Puskesmas Rambah

Sebelumnya telah dilakukan vaksinisasi dosis pertama kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul H Abdul Haris Lubis SSos, M Si dan sejumlah tokoh lainnya.

Ketika itu, Sekdakab Rohul menyampaikan dari pelaksanaan baksinasi tahap pertama dan kedua tidak ada permasalahan apapun yang terjadi.

“Melainkan kita lebih merasakan tubuh menjadi segar, jika ada nya bertanya apa efek dari vaksin memang ada yang namanya vaksin masuk ke tubuh dengan tujuan membentuk kekuatan imun tubuh kita,” katanya

“Saya merasakan efek dari vaksin ini makan enak, tidur nyenyak jadi tidak ada efek negatif yang saya dapatkan selama baik vaksinasi pertama maupun kedua ini,” ungkap H Abdul Haris Lubie

Dirinya menghimbau kepada masyarakat agar jangan percaya akan isu isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami sebagai bukti bahwa telah menjalani Vaksinasi ini dan tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kadiskes Rohul, dr Bambang Triyono menjelaskan setelah dilakukan Vaksinisasi dari awal Februari lalu kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) sekitar 64 persen

“Dari hasil yang kita dapat memang masih ada yang ditunda dan ada yang tidak bisa divaksin,” ujarnya.

Dirinya berharap sampai akhir Februari 2022 ini semuanya sudah selesai divaksin.

Kadiskes menyampaikan sampai saat ini belum adanya kendala dari sisi penolakan

Namun, sambungnya, dari sisi secara medisnya dan ini yang diharapkan semua Nakes dalam keadaan sehat dan bisa dilakukan Vaksinasi.

Untuk tahap selanjutnya setelah vaksinasi bagi Nakes dan Tokoh masyarakat tahap. “Selanjutnya awal maret akan dilakukan Vaksinasi bagi TNI-Polri dan ASN beserta BUMN,” ungkapnya.

Pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan komunikasi informasi dan edukasi kepada masyarakat bagaimana pentingnya dilakukan vaksinasi.

Saat ini masih berlangsung baksinasi kedua bagi Nakes baik di RSUD dan Puskesmas lainya di Rohul. “Setiap penerima Vaksin Covid 19 pertama wajib mendapatkan Suntikan Vaksin ke dua dan penerima vaksin covid-19 harus mematuhi jadwal yang telah ditetapkan,” imbuhnya

Jadwal vaksinasi Covid-19 harus dipatuhi, pasalnya, suntik vaksin Covid-19 Sinovac ini berkaitan dengan pembentukan antibodi dan mutasi Virus Corona.

Vaksinasi Covid-19 harus dilakukan sebanyak dua kali, karena Kadiskes, pada penyuntikan vaksin Covid-19 yang pertama, jumlah antibodi yang menetralkan virus masih rendah.

” Jika tidak dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19 yang kedua, bisa memicu infeksi tanpa gejala atau asimptomatik, ada kemungkinan munculnya varian Covid-19 yang mengalami mutasi yang lebih resisten terhadap antibodi yang baru terbentuk,” tutup dr Bambang Triyono mengakhiri.

(Diskominfo/adv).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed