by

Penyampaian Dandim Sragen Di Rapat Evaluasi Dan Pembahasan Perpanjangan PPKM Mikro Tahap II

Sragen – Rapat Evaluasi PPKM Mikro dan Pembahasan Perpanjangan PPKM Mikro Tahap II, Senin, (22/2/ 2021) pukul 13.20  Wib, di Ruang Sukowati Setda Kabupaten Sragen rengan penanggungjawab kegitan Drs Tatag Prabawanto B, MM (Setda Sragen).

Hadir dalam kegiatan tersebut dr Hj Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Bupati Sragen, Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno SIP, Dandim 0725/ Sragen, AKBP Yuswanto Ardi, SH S IK, M Si, Kapolres Sragen, Dedy Endriyatno SE, Wakil Bupati Sragen, Mayor Inf Ari Nurwanto, Wadanyonif R 408/Sbh, Drs Tatag Prabawanto B, MM, Setda Sragen, Ir Simon Nugroho SY, Asisten Administrasi Umum Setda  Sragen.

Kemudian, Tugiyono, SH  Plt Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan rakyat Setda Sragen, Cosmas Edwi Yunanto, S Sos, Kaban Kesbangpol Sragen, Heru Martono, Kasatpol PP Sragen, Sugeng Priyono, Kepala pelaksana BPBD Sragen, dr Hargiyanto, M Kes, Kepala Dinas Kesehatan  Sragen, dr Didik Haryanto, M PH, Direktur RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, dr Agus Tridjono,  Direktur RSUD dr Soeratno Gemolong Sragen, Drs Suwardi, MM,  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Sragen, Drs Joko Suratno, Kadinas PMD Sragen, Perwakilan Camat dan Lurah yang terdampak Covid-19, Kaban dan kadinas instansi terkait Sragen.

Bupati  dr Hj  Kusdinar Untung Yuni Sukowati menjelaskan bahwa  di Sragen yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang terbanyak antar lain kecamatan Sragen, Karangmalang, Masaran, Gemolong, Sidoarjo, Tanon dan Kedawung kalau kita lihat di sini berarti sebagian besar berada pada wilayah di sebelah selatan Bengawan.

Saat ini pasien yang positif sudah mencapai angka 4916, angka kesembuhannya mencapai 92,601% dan angka kematiannya 4, 1% berdasarkan itu dibuat kajian epidemologi maka pada tanggal 2 Februari 2021 dengan penerapan PPKM Sragen berada di zona orange.

“ Dengan penerapan PPKM terhitung 18 Februari 2021 Kabupaten Sragen masih berada juga dalam zona orange dengan masih berlakunya penerapan PPKN angka penambahan kasus akibat covid 19 berkurang dan untuk PPKM micro diperpanjang sampai dengan tanggal 8 Maret,“ ucap Bupati.

Dengan penerapan PPKM mikro yang terkonfirmasi terjadi penurunan yang cukup signifikan bahkan kemarin di rumah sakit di di Semarang sudah menutup beberapa tempat tidur ataupun bangsal yang digunakan untuk perawatan Covid-19, karena angka penurunannya sangat signifikan.

Menurut Dandim 0725/ Sragen, Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno SIP mengatakan, TNI terutama, khususnya Kodim siap membantu Bupati.

“Babinsa kurang lebih 200 orang yang bisa kita upgrade maksimal kurang lebih 300 an personil, karena jumlah kami hanya kurang lebih 400 an personil untuk yang siap 300 personil karena yang seratusan Ada yang sakit dan ada yang jaga piket.” ujarnya

Dari Danramil yang melaporkan dari lapangan ada berapa hal yang pertama, sepertinya kita perlu meningkatkan koordinasi kita pertama pelaksanan di lapangan dibawah ini ada salah satu daerah di Gemolong.

“Dari Danramil Gemolong menyampaikan ke saya bahwa masih ada anggapan dari perangkat desa yang menyatakan bahwa memang benar adanya kepala Desa menolak Tracking karena didaerahnya sadah aman,“ imbuh Dandim Sragen.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed