by

Diduga Ada Pungli Jamsosratu Ormas BBP DPAC  Banjarsari Angkat Bicara

Lebak-Diduga ada Pungutan Liar (Pungli) Jamsoratu di Desa Cilegongilir, Ketua Ormas Badak Banten Perjuangan DPAC Kecamatan Banjarsari-Lebak angkat bicara, ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lebak agar menindak tegas para oknum pelaku pelanggaran tersebut

“Pungli yang selama ini terjadi dan jangan menjadikan sebuah pembenaran bahkan seolah menjadi sebuah budaya,”:katanya kepada detikperistiwa.com Jum’at (26/02/2021).

Lanjutnya, Pungli tidak boleh ada, karena sekecil apapun itu seharusnya jangan diberikan ruang di tengah masyarakat. “Dugaan pungli Program Jamsoratu seperti yang terjadi di Desa Cilegongilir Kecamatan Banjarsari,” ungkapnya.

Ditambahnya, saat pembagian Dana Jamsoratu untuk penerima manfaat yang terjadi di pertengahan bulan Januari tahun 2021 kemarin melalui Bank BJB Kecamatan Malingping, kini menuai persoalan.

Salah saorang KPM yang tinggal di Kampung Citra Pasir Desa Cilegongilir yang enggan disebutkan namanya dia mengadukan peristiwa tersebut ke Ormas Badak Banten Perjuangan DPAC Banjarsari

Kemudian mengatakan bahwa diduga kuat telah terjadi Pungutan Liar yang dilakukan  oknum Perangkat Desa (Prades) dan Oknum Pendamping Jamsosratu Cilegongilir sebesar Rp. 150.000,- pada Jum’at 22 Januari 2021.

“Itu diperuntukan untuk anu-anu, alasannya katanya untuk transport, RT, yang ngambil pengambilan uang semua, pokonya buat kru ja dia bilang,” kata KPM Jamsosratu inisial AA kepada tim investigasi Badak Banten Perjuangan, Jum’at, (22/01/2021).

Hal senada juga dikatakan  salah satu KPM Program Jamsosratu berinisial HI saat diinvestigasi langsung ke rumahnya di kampung Cipaeh RT 017 RW 003 Desa Cilegongilir, dirinya mengatakan bahwa jumlah bantuan program Jamsoratu itu totalnya sebesar Rp. 1.250.000.

Dirinya mengatakan bahwa uang yang Rp. 50.000,- itu tidak bisa diambil, karena sebagai jaminan saldo dinrekening dan uang yang sebesar Rp. 150.000,- itu diberikan kepada Supir untuk ongkos transportasi dirinya dan teman-teman KPM yang lain sebagai bentuk kebijakan dan toleransi ungkapnya.

“Sedangkan total uang yang dibawa pulang oleh KPM hanya sebesar Rp. 1.100.000,”  imbuhnya, Senin, (8/2/2021)

Sementara itu di tempat terpisah, ST di Kampung Pulo RT014 RW003 Desa Cilegongilir yang juga termasuk salah seorang KPM program Jamsosratu saat ditemui dan diklarifikasi langsung  tim investigasi ormas Badak Banten Perjuangan DPAC Kecamatan Banjarsari, dirinya membenarkan dugaan pungutan liar tersebut.

Dia menuturkan  para peserta KPM Jamsosratu yang berasal dari berbagai kampung seperti kampung Kasap, Citra Pasir, Cipaeh, Babakan Pulo dan lainnya yang berada di Desa Cilegongilir sebelum berangkat, semula akan dikumpulkan di balai desa untuk dilakukan musyawarah namun batal dan dipindahkan ke madrasah Pulo dan disana diduga terjadi kesepakatan antar warga dan pihak desa juga pendamping jamsosratu terkait partisipasi uang sebesar Rp. 50.000,- untuk ongkos mobil dan uang sebesar Rp. 35.000,- untuk pembelian materai 6000 sebanyak 3 lembar dan beban biaya sejumlah total Rp. 85.000,- tersebut dibebankan pada KPM Jamsosratu nanti setelah pencairan, ungkap ST, Senin, (8/2/2021).

Lanjut ST, namun ketika sampai ke Malingping saat akan melakukan pencairan Jamsoratu melalui Bank BJB Malungping terjadi perubahan informasi,  tadinya kesepakatan awal partisipasi sebesar Rp 85.000,- berubah menjadi Rp. 150.000.

Tanpa ada musyawarah lagi dan tanpa alasan yang jelas dan ST mendapat informasi dari mulut ke mulut para KPM yang hadir pada waktu itu sejumlah 50 orang dari berbagai kampung di Desa Cilegongilir.

Nyampe ke sana kata para KPM Jamsosratu yang lain, Teh katanya dipintanya sebesar Rp. 150.000. “Dalam hati saya merasa kaget dan aneh awalnya sebelum berangkat disepakti delapan puluh lima ribu Rupiah, ko sekarang naik menjadi seratus lima puluh ribu rupiah,” kata ST

ST juga menambahkan bahwa uang sebesar Rp. 150.000 yang di ambil dari masing-masing KPM Jamsos

dul fik)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed