by

DIDUGA MENGHINA PRESIDEN WARGA MEDAN DIAMANKAN POLISI

 

 

 

 

 

 

MEDAN- Pemilik akun “Name FB Ringgo Abdillah” ditangkap Satuan Reskrim Polrestabes Medan, Jumat 18 Agustus 2017.

 

 

Akun tersebut, telah melakukan dugaan penghinaan terhadap Presiden RI Joko Widodo dan Lembaga Polri atau Kapolri Jendral Tito Karnavian.

 

Pemilik akun tersebut, ditangkap di Rumah Abdul Rahman Balatif di Jalan Bono Nmr 58 F Kel Glugur Darat 1, Kecamatan Medan Timur, Kota Madya Medan,  Sumatra Utara.

 

Pelaku adalah seorang pelajar berinisial MFB (18) warga Kelurahan Glugur Darat, Kecamatan Medan Timur.

 

 

Penghinaan tersebut, dilakukan pelaku dengan menggunakan sarana Facebok, yang sudah menjadi viral di Medsos.

 

Barang bukti,  dua Unit Laptop  digunakan untuk mengedit gambar Presiden dan Kapolri, memakai Facebook menyebarkan penghinaan dengan kata kata dan gambar hasil editan, satu buah Flasdisk 16 GB yg berisi gambar presiden RI yang diedit, 3 Unit Handphone, satu Unit Router Merk Huawai warna putih dan satu Unit Router Merk Zyxel warna Hitam.

 

“Pelaku dikenakan Pasal 45 ayat 2 Jo Pasal 28 ayat 2 Subs Pasal 27 ayat 3 UURI nmr 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nmr 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, ” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah.

 

Kejadian itu bermula, pada hari Jumat tgl 14 Juli 2017,sekira pukul 17.00 Wib,saat pelapor membuka Facebook di Sat Reskrim Restabes Medan dengan menggunakan alat bantu laptop dan Internet, melihat seseorang dengan akun facebook dgn nama RINGGO ABDILLAH atau Raketenwarnung@Raketenwarnung atau Republik Badut@Republik Badut atau alamat email kebal.hukum@gmail.com telah dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang bernuansa penghinaan dan atau menimbulkan rasa permusuhan terhadap Presiden Joko Widodo dan Jenderal Tito Karnavian (Kapolri).

 

 

Febriansyah mengatakan, penyelidikan dan penyidikan, dari tanggal 16 Juli 2017 telah dilakukan penyelidikan dengan cara menggunakan sarana ITE dan melakukan penggambaran serta pengamatan thd lokasi tempat dan orang di Jalan Bono Nmr 58 F Kecamatan Medan Timur.

 

“Kemudian membentuk Team sus Penyelidik dan Team Sus Penyidik melakukan proses penyidikan dengan memeriksa saksi saksi sebanyak 3 orang,melakukan permohonan izin khusus penyitaan dan penggeledahan ke Pn Medan serta Permintaan ke Ahli Bahasa,Ahli ITE ke Universitas Sumatera Utara (USU),” terang Febriansyah.

 

Jumat tanggal 18 Agustus 2017,sekira pkl 22.00 wib, kata Febriansyah, sesaat sesudah pelaku melakukan cathingan dengan menggunakan akun yang sama dilokasi yang sama pd saat melakukan penghinaan terhadap Presiden dan Kapolri, telah dilakukan Penggeledahan di jalan Bonoan dirumah warga pemilik Jaringan WIFI, serta ditemukan 1 Unit WIFI dengan provider Speedy atas nama “BONO” dan Provider “My Republik ”

 

 

“kemudian dilakukan pengembangan serta diketahui bahwa dugaan pelaku adalah tetangganya yang bernama MFB,” ucap Febriansyah.

 

Febriansyah menyebutkan, kemudian dilakukan pengembangan dan ditemukan dugaan pelaku didalam rumahnya  beserta alat alat yang digunakan untuk menggunakan Facebook sehingga dilakukan penyitaan barang bukti dan membawa terlapor beserta saksi ke unit Sat reskrim Polrestabes Medan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut

 

Pelaku MFB  mengakui telah menggunakan sarana Internet dari jaringan WIFI milik warga yang merupakan tetangganya dengan cara membobol pasword speedy tersebut dan mengakui pengguna Akun facebook dengan nama RINGGO ABDDILAH dengan menggunakan Fhoto profile gambar orang lain yg didapat di facebook sejak bulan Juli 2017.

 

 

“Saya menggunakan facebook dengan sarana laptop yang dikerjakan di kamar tidur didalam rumah milik orangtuanya dengan menggunakan facebook tsb telah melakukan penghinaan thd Presiden RI dan Kapolri dengan cara mengedit gambar presiden dan Kapolri serta dengan menggunakan kata kata yang tidak benar (Fitnah),” terangnya.

 

 

“erkait Motif,maksud dan tujuan Terlapor masih dalam proses pemeriksaan intensif.  Melakukan pemeriksaan Intensif. Terhadap Terlapor sebagai saksi, Melengkapi Mindik Penyitaan, penggeledahan dan upaya paksa hukum lainnya, Melakukan Gelar Perkara dan lainnya,” tukasnya (ar)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed