by

KAKAK ANGKAT AHOK NYATAKAN KEINGINAN UNTUK JADI GUBERUR MAKASSAR

 

 

MAKASSAR — Andi Analta Baso Amier (54), kakak angkat Basuki Tjahja Purnama atau Ahok, Sabtu (20/8/2017) malam, menyatakan keinginanya ikut mencalonkan diri sebagai gubernur dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sulawesi Selatan, Juni 2018 mendatang.

 

“Bismillah, demi Pancasila, demi kemajemukan, sampaikan ke publik, Insyallah saya akan ikut dalam pesta demokrasi di Sulsel nanti,” ujar Analta, Sabtu malam.

 

Analta, menyatakan niatnya maju pilkada ini melalui sambungan telepon ke Tribun Timur.

 

Selama hampir 30 menit, dia menjelaskan filosofis alasan ideal, dan tujuannya ikut pesta demokrasi level provinsi di Tanah kelahirannya.

 

Dia setidaknya mengutip 7 ayat suci Alquran, dan melafkan lima Pancasila dengan lugas. “Alasan saya maju ini adalah akumulasi dari kondisi demokrasi di Indonesia yang tak lagi melihat Pancasila sebagai Rahmatan lil alamin. Ajaran imam dianggap sebagai agama,” ujarnya dengan bersemangat.

 

Andi Analta adalah putra mendiang Andi Baso Amier, adik kandung Mantan Panglima dan Menkopolkam Jenderal M Jusuf.

 

Analta lahir di UJungpandang 1963 silam. Dia adalah pengusaha. Sejak akhir dekade 1970-an, Analta bersama ayah, ibu dan saudaranya, pindah dan menetap di ibukota Jakarta.

 

Setahun terakhir, namanya kerap muncul di media massa, menjadi juru bicara keluarga mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki “Ahok” Tjahja Purnama.

 

Mendiang ayah Analta, berkawan dekat ayah Ahok, Indra Purnama, pengusaha asal Belitung.

 

Mendiang ibu Analta, Masribu Baso Amier Binti Acca, adalah wanita yang ikut membantu masa pendidikan Ahok di Universitas Trisakti, Jakarta era 1980-an.

 

Sejak Ahok dipenjara, awal Mei 2017 lalu, Analta atau yang akrab disapa Andi Alla, masih sering berkomunikasi dan rutin menjenguk Ahok di Rumah Tahanan Mako Brimob, Jakarta.

 

“Sebelum saya nyatakan niat ini, saya masih datang jenguk Dik Basuki, Insyaallah karena ini untuk Pancasila, dia setuju,” ujarnya menjawab pertanyaan Tribun.

 

Dia beberapa kali menegaskan bahwa niatnya maju ini karena melihat figur lain sebagai musuh atau lawan politik. (anhar r)

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed