by

TAHUNAN JADI TERSANGKA DI POLDA RIAU, SEJUMLAH AKTIFIS BAKAL LAPORKAN ACHMAD KE KPK

peuf_20160722_1016ROKAN HULU detikperistiwa.com – Mantan Bupati Rokan Hulu (Rohul), Achmad, sudah tahun menjadi tersangka di Polda Riau, namun hingga kini, tidak jelas proses hukumnya, namun para Aktifis Rohul, berencana dalam waktu dekat ini akan melaporkannya ke KPK dan Mabes Polri.

“Kita dalam waktu dekat ini akan melaporkan Achmad ke KPK, sekaligus mengadakan unjuk rasa di KPK, Mabes Polri dan Kajaksaan Agung (Kejagung) RI, sebab kami menilai proses hukum kepada orang ini, baik mengenai kasus genset dan kasus lahan di Kepenuhan sangat lamban di tangani,” terang Aktifis Rohul, Sumadi Hasibuan, di Pasir Pangaraian, Jumat (22/7).

Terangnya, persoalan di Rohul sudah sangat luar biasa, kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di bidang korupsi dinilai mulai berkurang, karena sangat lamban memprosesnya, buktinya Mantan Bupati Rohul dua priode Achmad sudah tersangka dalam kasus lahan kelapa sawit di Kepenuhan, hingga kini masih berkeliaran.

“Kita rencanakan akan melaporkan pembangunan Islmic Center Rohul, pembangunan Surau Suluk Syekh Ibrahim, penyertaan modal Perusahaan Daerah Rokan Hulu Jaya, anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2015, dana PKK Kabupaten Rohul, sejumlah pemebasan lahan, seperti lahan Polres Rohul, Pasar Modren, Sport Center, TPA, Surau Suluk Syekh Ibrahim, Jalan Lingkar Pasir Pangaraian dan lainnya,” terang Sumadi putra Jati Rohul.

Sumadi mengungkapkan, Anggaran ADD Tahun 2015 lalu, sekitar Rp 68 M, bantuan pemerintah kabupaten kepada pemerintahan desa sekitar 20 persen hingga hari ini belum dicairkan, padahal komunikasi dengan sejumlah Kepala Desa (Kades) mereka sudah menantangani Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) yang 20 persen tersebut, namun Pemkab Rohul belum mengucurkan dan mereka mengatakan serta beralasan tidak ada uang.

“Jadi jika desa di Rohul 146, sekitar Rp 12 M belum tahu kejelasannya, jelas-jelas bantuan ini hak petonya Bupati Rohul, Achmad, makanya kami minta supaya aparat hukum melakukan penyelidikan terkait hal tersebut,” harap Sumadi kelahiran Desa Rambah Tengah Barat (RTB) Kaiti. (Endar. R)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed