by

Bupati H Sukiman Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Rohul Tahun Anggaran 2020

ROKAN HULU-Pemkab Rokan Hulu (Rohul) secara resmi menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Rohul Tahun Anggaran 2020 kepada DPRD Rohul, Pada saat Paripurna  di ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Rohul, Senin (28/6/2021).

Bupati H Sukiman menyampaikan, laporan pertanggungjawaban tersebut di hadapan Ketua DPRD Rohul Novli Wanda Ade Putra, ST,  Wakil Ketua DPRD Rohul Nono Patria Pratama, Hardi Chandra serta di dengarkan langsung oleh anggota DPRD Rohul yang hadir.

Turut Hadir  Forkopimda, Sekda Rohul H Abdul Haris SSos MSi, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Rohul dan puluhan Anggota DPRD Rohul yang hadir.

Ketika itu, Bupati H Sukiman mengharapkan dengan telah diserahkannya  Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Rohul tahun Anggaran 2020 ke DPRD, untuk dapat dilakukan pembahasan.

H Sukiman menjelaskan, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Rohul tahun anggaran 2020, merupakan informasi yang telah diaudit BPK- RI sebagaimana, diamanatkan dalam undang-undang Nomor 17 tahun 2003 tentang keuangan Negara,  Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah dan Peraturan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Nomor 15 tahun 2005.

Menurutnya,b  berdasarkan Perda Nomor 8 tahun 2020 tentang perubahan APBD Rohul tahun anggaran 2020, realisasi APBD Rohul sebesar Rp1.521.847.391.960, terdiri dari pendapatan Pajak daerah tahun anggaran 2020 ditargetkan sebesar Rp 91.562.000.000 dan terealisasi sebesar Rp38.553.663.462 atau 42,11 persen dari target.

Kemudian pendapatan retribusi daerah ditargetkan sebesar Rp8.794.208.000, dan terealisasi sebesar 6.443.907.628 atau  73,27 persen dari target.

Masih Bupati H Sukiman menjelaskan,  pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan pada tahun anggaran 2020 ditargetkan sebesar Rp2.153.000.000 dan terealisasi sebesar Rp1.424.569.020 atau 66,17 persen dari target.

” Untuk pendapatan lain-lain pendapatan asli daerah  yang sah pada tahun anggaran 2020, ditargetkan sebesar Rp61.086.714.225, dan terealisasi sebesar Rp54.616.052.468 atau 89,41 persen dari target,” lanjutnya.

Selanjutnya terkait Pendapatan Bagi Hasil Pajak tahun anggaran 2020 ditargetkan sebesar Rp90.104.993.696, dan terealisasi sebesar Rp49.365.863.595 atau 54,79 persen dari target.

Pendapatan dari dana bagi hasil sumber daya alam pada tahun anggaran 2020 ditargetkan sebesar Rp186.137.823.502, dan terealisasi sebesar Rp 145.468.131.308 atau 78,15 persen dari target.

Pendapatan Dana Alokasi Umum (DAU) yang diperoleh Pemkab Rohul pada tahun anggaran 2020 ditargetkan Rp651.346.142.000 dan terealisasi sebesar Rp647.253.374.000 atau 99,37 persen dari target.

Kemudian Pendapatan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diperoleh Pemkab Rohul pada tahun anggaran 2020, ditargetkan Rp219.981.920.000,  dan terealisasi sebesar Rp 217.296.061.682 atau 98,78 persen dari target.

Lanjut orang Nomor  1, di Kabupaten Rohul ini, pendapatan transfer pemerintah pusat lainnya (dana penyesuaian) diperoleh Pemkab Rohul Tahun Anggaran 2020 ditargetkan Rp174.464.616.000 dan terealisasi sebesar Rp174.457.972.951 atau 100 dari target.

Pendapatan bagi hasil pajak dari Pemerintah Propinsi Riau tahun anggaran 2020 di targetkan sebesar Rp98.025.550.740 dan terealisasi Rp88.957.585.845 atau 90,70 persen dari target.

Lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp81.141.600.000, dan terealisasi sebesar Rp80.351.010.000 atau 99,03 persen dari target.Sedangkan realisasi Belanja pada APBD Rohul tahun 2020 berjumlah Rp1.522.580.070.083.

Seterusnya, belanja APBD Rohul tahun anggaran 2020 digunakan untuk membiayai komponen belanja operasional, belanja modal dan komponen belanja tidak terduga yang dititik beratkan untuk melaksanakan skala prioritas pembangunan dan perkembangan anggaran dan daya serap belanja Pemkab tahun anggaran 2020.

‘’Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Rohul yang telah ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan di Rohul,” katanya

“Apabila kami dalam menunaikan amanah masih belum memenuhi harapan masyarakat, kami mohon dibukakan pintu maaf yang selebar-lebarnya,’’ ujarnya.

Dia  juga mengatakan, segala hasil yang telah dicapai sampai dengan saat ini, tentu merupakan hasil kerja keras bersama antara pemerintah daerah, DPRD dan didukung Forkopimda serta partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat.

“Termasuk berbagai organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, organisasi politik, LSM, insan pers, alim ulama, tokoh masyarakat serta seluruh stakeholders sebagai mitra kerja pemerintah daerah,” pungkasnya.

Usai membacakan Laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020, Bupati H Sukiman menyerahkan laporan tersebut kepada Ketua DPRD Rohul dan disaksikan oleh wakil ketua dan anggota DPRD Rohul.

(MC/JK/adv)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed