by

Pemprov Banten Cairkan Insentif Guru Triwulan II Tahun 2021

SERANG-Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) sudah merealisasikan tunjangan prestasi guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), baik yang mengajar di SMA, SMK, dan SKh Negeri.

Pencairan dana tersebut sebagai bentuk komitmen Gubernur Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy terhadap dunia Pendidikan agar tetap berjalan meski ditengah pandemi seperti sekarang ini.

Kepala Dinas Pemdidikan dan Kebudayaan Pemprov Banten, Tabrani membenarkan bahwa tunjangan prestasi para guru langsung dicairkan ke rekening masing-masing.

“Tunjangan para guru sertifikasi guru PNS termasuk Kepala Sekolah SMA,SMK,dan SKh Negeri Triwulan II Tahun Anggaran 2021 sudah disalurkan ke rekening masing-masing melalui Bank Banten,” katanya

Selain itu, Tabrani menambahkan, Pemprov Banten juga sudah mencairkan insentif bagi guru swasta yang mengajar di SMA, SMK dan SKh disalurkan melalui Bank Banten.

“Sudah disalurkan ke masing-masing rekening penerima dengan nilai Rp 21.003.000.000,” ujarnya.

Sementara, Gubernur Banten Wahidin Halim memastikan, sesuai amanat konstitusi, pendidikan tidak boleh terhenti meski ditengah pandemi. Apapun kondisinya, Pendidikan harus terus berjalan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kita tidak boleh menyerah, pendidikan tidak boleh berhenti. Kita pastikan anak-anak kita tetap bersekolah harus selalu mendapatkan akses pendidikan meskipun dalam jaringan atau daring” kata Wahidin Halim secara virtual dari Ruang Rapat Rumah Dinas Gubernur Banten Jl Jenderal Ahmad Yani No 158 Kota Serang Rabu, (28/7/2021).

Sebelumnya, Pemprov Banten sudah mempersiapkan segala kebutuhan untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sejak awal tahun 2021 ini. Namun, ditinjau dari kondisi pandemi yang belum menunjukkan penurunan kasus, Pemrov Banten menginstruksikan kepada semua stakeholder, agar kegiatan belajar mengajar tetap terlaksana meski dalam jaringan (Daring).

“Meski demikian, kami pastikan pendidikan di Provinsi Banten tidak akan berhenti karena pandemi. Saya harap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta semua stakeholder memantau seluruh sekolah, agar pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap dilaksanakan walaupun masih dalam jaringan (daring/online),” tegas Wahidin Halim.

(Ikmal)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed