by

Pemkab Talaud Respons Cepat Keluhan Warga Pulau Perbatasan

Talaud- Menyekapi keluhan masyarakat khususnya di wilayah pulau perbatasan dalam hal ini pulau Miangas dan Nanusa terkait belum beroperasinya angkutan laut yang melayani ke beberapa pulau tersebut akibat adanya PPKM dan pemberhentian pelayaran Kapal Perintis dari Pemerintah Pusat.

Sehingga mengakibatkan stok ketersediaan bahan pokok mulai menipis langsung direspon cepat oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud.

Buktinya pada hari, Sabtu (31/7/2021) Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Elly Engelbert Lasut ( E2L) dan Wakil Bupati Moktar Arunde Parapaga (MANTAP) telah menyediakan KMP. Watunapato untuk menjawab keluhan masyarakat Miangas dan Nanusa.

Menyikapi hal itu, Camat Miangas Frengki Sahoa ketika dimintai keterangan lewat telepon seluler mangatakan, mewakili seluruh warga masyarakat kecamatan Miangas dan Nanusa sangat berterima kasih kepada Pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Elly Engelbert Lasut (E2L) dan Wakil Bupati Moktar Arunde Parapaga (Mntap) juga Sekda Yohanis BK Kamagi serta seluruh Kepala OPD yang sudah merespon dengan baik keluhan masyarakat wilayah perbatasan.

” Saya mewakili seluruh warga masyarakat yang ada di Miangas dan Nanusa mengucapkan banyak terima kasih kepada pimpinan daerah dan jajaran Pemkab Talaud atas perhatian luar biasa yang telah menjawab keluh kesah warga masyarakat,” ucap Sahoa.

Sahoa juga berharap kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan dan Satgas Covid -19 Kabupaten Talaud kiranya dapat melakukan penertiban kepada setiap warga Masyarakat yang akan ke Pulau Miangas untuk di lakukan pemeriksaan Repit Antigen terlebih dahulu.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi detikperistiwa.com Cicilia tamarengki warga Desa Marampit Timur Kecamatan Nanusa Kabupaten Talaud Provinsi Sulawesi Utara mengatakan, sangat merasa senang karena akhirnya Pemerintah Daerah bisa mengambil kebijakan menyediakan transportasi Laut menuju pulau-pulau terluar, sehingga mereka bisa kembali lagi ke rumah dan berkumpul bersama keluarga, serta stok kebutuhan bahan pokok yang mulai menipis bisa kembali lagi tersedia.

” Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud yang telah menyediakan transportasi laut ini, dan telah memberikan bantuan logistik berupa bahan- bahan kebutuhan pokok lewat Dinas Sosial dan DKPP. Juga berharap semoga kedepan lebih memberikan perhatian khusus pada kami warga masyarakat yang ada di Pulau-Pulau terluar,” ucap Cicilia.

Diketahui menurut pantauan media ini, selain mengangkut logistik bahan pangan, KMP Watunapoto juga dipersiapkan untuk mengangkut warga yang tinggal di pulau-pulau terluar seperti Pulau Kakorotan, Marampit, Karatung dan Miangas yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Philipina yang hampir sebulan tidak bisa kembali pulang.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed