by

Judi Kian Marak, DPD AMTI Dan SPI Rohul Minta APH Tanpa Memandang Bulu

ROKAN HULU- Kabar maraknya perjudian jenis Gelper atau meja Ikan-Ikan di wilayah Rokan Hulu (Rohul) mendapat respon dari berbagai elemen

Hal tersebut disampaikan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI) Rohul, Bung Dendi Rahmanda Minggu (1/8/2021).

Dendi, merasa geram dengan adanya keresahan Masyarakat akibat dari kegiatan perjudian tersebut, apalagi dimasa pandemi Covid19 yang belum jelas kapan akan berakhir.

Dendi juga menyampaikan setelah menerima informasi dari masyarakat, pihaknya langsung melakukan penyusuran dan investigasi kelapangan bersama rekan-rekan media dan LSM yang ada di Rohul.

“Fakta yang mereka jumpai di lapangan sangat miris, karena kegiatan perjudian tersebut dilakukan secara terang-terangan dan tempat kegiatannya pun berada di tengah tengah pemukiman masyarakat,” ungkapnya.

“Ini jelas sangat berpengaruh dan berdampak buruk terhadap masyarakat apalagi dinegeri seribu suluk yang terkenal dengan pemahaman Agama dan budaya Melayu yang sangat kental,” sebutnya.

“Kami menilai ada raksasa besar di balik maraknya kegiatan perjudian tersebut dan Ini menjadi PR kita bersama untuk bisa melakukan upaya,” ujarnya.

“Sehingga kegiatan perjudian tersebut bisa berhenti, karena jika kegiatan itu tetap berlangsung, maka hancurlah tatanan agama, budaya dan moral generasi generasi muda kedepan,” imbuhnya.

“Saya pastikan akan banyak ibu-ibu yang akan menggugat suaminya ke pengadilan agama, akibat kurangnya waktu sang suami dirumah serta faktor ekonomi yang semakin memburuk,” jelasnya.

“AMTI Rohul juga berharap agar Polres Rohul harus bisa serius mengusut tuntas dalang di balik maraknya Gelper atau meja Ikan-Ikan di Negeri Seribu Suluk, tanpa memandang bulu,” tuturnya

“Karena siapa pun yang dengan jelas melakukan tindakan bertentangan dengan aturan undang-undang wajib diproses secara hukum yang berlaku,” lanjutnya.

“Karena tak ada satu orang pun yang kebal hukum sekalipun itu Pejabat Negara atau Aparat Penegak Hukum (APH) sendiri, jika terbukti bersalah dan menentang aturan wajib dihukum dong,” ungkapnya menjelaskan.

Dendy menerangkan dari hasil pantauan Tim di lapangan kegiatan perjudian tersebut, sudah beroperasi di beberapa kecamatan, seperti di Kecamatan Tambusai Utara, Kuntodarussalam dan Tandun tepatnya, di Desa Dayo.

Di tempat terpisah Ketua DPD Solidaritas Pers Indonesia (SPI) Kabupaten Rohul, Judi mestinya menjadi atensi dari pihak Kepolisian.

“Saya berharap kepada APH supaya tidak menutup mata dan telinga terkait maraknya aktifitas praktek mulai dari judi tembak Ikan (Gelper) dan Judi Toto Gelap (Togel) yang marak,” ujarnya

“Saya minta kepada Polres Rohul dan jajaran untuk segera menindaktegas dan membersihkan segala jenis kegiatan perjudian di Negeri Seribu Suluk yang menjunjung tinggi peradaban Budaya Melayu Rohul,” tutupnya.

(PR)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed