by

WAGUB KALBAR DUKUNG DAN SAMBUT BAIK LANGKAH PPMI

PONTIANAK-Dewan Pimpinan Daerah Purna Prakarya Muda Indonesia (DPD PPMI) Provinsi  Kalimantan Barat (Kalbar), masa bakti 2017 – 2022,  resmi dilantik PPMI Pusat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat Selasa (19/9). Giat itu dihadiri, Wakil Gubernur,  Kalbar, Cristiandy Sanjaya.

Disampaikan, Ketua Umum DPP PPMI, Muhammad Ramdhan Ulayo, kepada ketua dan para pengurus yang baru dilantik agar bisa menjadi pemuda terdepan dalam membangun karakter pemuda Kalimantan Barat sebagai prisai dalam mencegah dan menghidari sifat serta prilaku anak muda yang anrkisme, intoleransi dan lupa akan santunnya budaya ketimuran.

“PPMI hadir sebagai wadah pemersatu pemuda dalam bingkai khebihinekan untuk memperkuat NRKI,” pangkas lelaki kelahiran Maluku yang akrab disapa Bung Ulayo ini.

Ulayo meminta kepada (Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dipopar) Kalimantan Barat untuk terus dapat menggandeng DPD PPMI Kalimantan Barat untuk terus dapat bersinergi dalam membangun Provinsi Kalimantan Barat dari kearifan lokal dan pariwisata untuk meningkatkan PAD Daerah.

“Selain itu untuk menciptakan Pemuda Kalimantan Barat yang berdaya saing di tingkat Nasional dalam Kegiatan Jambore Pemuda Indonesia (JPI) dalam kegiatan itu hadir semua perawakilan pemuda/i terbaik dari 34 provinsi,” jelas Ulayo

Dirinya, berharap kepada bapak wakil gubernur dan disporpar untuk dapat mengadakan kegiatan Jambore Pemuda Wilayah (JPW) untuk tingkat kota dan Jambore pemuda Daerah (JPD) untuk tingkat provinsi.

“Sehingga pemuda yang dikirim ke Jambore Pemuda Daerah (JPI) adalah pemuda yang secara bibit bobot tidak dapat diragukan lagi,” papar ulayo.

Bagai gayung bersambut, dalam sambutan yang disampaikan Wakil Gubernur Cristiandy mewakili Gubernur merespon dan meminta Disporar tingkat kabupaten untuk segerah mencoba dan mempersiapkan Jambore Pemuda Wilayah tingkat kabupaten/kota.

Dia menjelaskan, dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), ada urusan wajib dan ada urusan pilihan. Bidang kepemudaan merupakan  yang termasuk dalam urusan wajib, sementara kepariwisataan adalah pilihan.

Harusnya lebih pro ke situ (Kepemudaan) pemprov juga sementara menyusun Perda tentang kepariwisataan di Dewan, artinya pariwisata harus menjadi daya tarik untuk menamba PAD, dia berharap PPMI juga dapat mengambil bagian dalam hala tersebut.

Harapan Wagub, PPMI yang merupakan organisasi kepemudaan menghimbau pemuda ikut terlibat dalam menyelesaikan persoalan bangsa. Khususnya masalah Intoleransi, radikalisme, penyelagunaan Narkoba, kesenjangan sosial dan lainnya.

Sambas siap bersenirgi dengan PPMI Kalbar
Kepala bidang kepemudaan (Kabid) kepemudaan Disporapar Kabupaten Sambas Nizamuddin saat itu hadir menyambut baik arahan yang disampaikan Wagub mengenai memfasilitasi kegiatan kepemudaan.

“Sambas” siap dan menyambut baik harus bersinergi dengan PPMI. “Karena menyangkut program kepemudaan ini menjadi kebijakan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, “ katanya.

Dia berharap kegiatan kepemudaan yakni Jambore pemuda wilayah kabupaten/kota (JPW) dan Jambore Pemuda Daerah (JPD) ini bisa dibicarakan lebih serius antara pemintah kabupeten/kota dengan provinsi sehingga ada prsespsi yang sama dalam penyelenggaraan kelak.

” Meskipun baru saja disampaikan, dia memastikan akan segerah ditindaklanjut Pemkab Sambas,” pungkasnya. (MI)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed