by

TNI BERHASIL TANGKAP KAPAL TANKER BBM ILEGAL

SURABAYA-Tim Gabungan Eastern Fleet Quick Response (EFQR) Pangkalan Utama TNI AL V (Lantamal V) dan Dinas Pengamanan Angkatan Laut (Dispamal)  berhasil mengamankan Kapal Tanker MT Ferimas Agung Incomerita menggelapkan (tanpa dokumen:Red) bermuatan 250 Ton BBM dalam Operasi Khusus dengan menggunakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Warakas l-5-35 pada Kamis 14 September 2017 sekitar pukul 22.45 wib lalu, Kini berkas pemeriksaan sudah diserahkan Lantamal V kepada Ditpolair Polda Jatim, Rabu (20/9).

 

Menurut Komandan Satuan Keamanan Laut (Dansatkamla) Lantamal V Letkol Laut (P) Maman Nurachman yang juga salah satu Komandan unsur EFQR Lantamal V mengatakan, MT Ferimas Agung Incomerita berjenis Tanker GT:994  diawaki 14 ABK dengan panjang kapal 63 meter milik PT. Indoline dan berbendera Indonesia

 

” Ini terjaring Operasi Khusus Tim EFQR Lantamal V. Dispamal saat berpatroli dengan KAL Warakas l-5-35 yang dikomandani Kapten Laut (P) Mintono Hadi Suwanto di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS),” tuturnya.

 

Kapal ini melakukan pelanggaran dengan muatan kapal (HSD) Tanpa Dokumen sebanyak 250 kilo liter, Tindak pelanggaran ini akan ditindak lanjuti Ditpolair Polda Jatim sebagai pihak yang berhak melakukan Penyidikan sesuai Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

 

Dalam UU No 22 tahun 2001 tersebut menyebutkan, Pengangkutan Tanpa Izin dengan ancaman penjara 4 tahun dan denda paling tinggi 40 milyar.

 

Kemudian, Tanpa Izin Usaha penyimpanan paling lama 3 tahun dan denda paling tinggi 30 milyar serta Tanpa Izin Usaha Niaga dengan ancaman hukuman 3 tahun dan denda paling tinggi 30 milyar.

 

Selain Penggelapan, Kapal tersebut juga melakukan pelanggaran pelayaran berupa Pergerakan Kapal Tanpa Pandu Ketika Berolah Gerak.

 

Pelanggaran tersebut berpotensi mendapat sanksi administratif (Peringatan, Pembekuan Sertifikat, Pembekuan Izin dan Pencabutan) untuk hal ini penyidikannya diserahkan kepada Kesyahbandaran Tanjung Perak, Surabaya.

 

Sementara itu, Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto, S mengapresiasi Tim Gabungan EFQR Lantamal V dan Dispamal yang berhasil mengamankan tindakan pelanggaran ini dan kapal ini sudah menjadi target lama dari Dispamal Mabesal.

 

Sebagaimana diketahui, Satuan tugas (Satgas) EFQR Lantamal V ini dibentuk untuk dapat merespon dengan cepat permasalahan di wilayah Perairan Lantamal V yang dilengkapi dengan sistem Pengamanan dan Komunikasi memadai serta didukung Alat Deteksi Modern.

 

” Dengan maraknya Perompakan, Pembajakan, Tindakan Kekerasan, Perampasan dan Penyelundupan serta Tindakan Kejahatan lainnya memerlukan perhatian yang serius, Khususnya di wilayah kerja Lantamal V,” ujarnya

 

“Kta bersama – sama berkomitmen untuk menindak tegas dan memberantas semua bentuk kejahatan di laut dan menindaklanjuti dengan aksi segera apabila ada Kejadian/Kejahatan dan Kecelakaan di laut yang diakibatkan Cuaca Buruk maupun Human Error, ” tegasnya.

 

Khusus untuk penanganan Kasus Kapal Tanker MT Ferimas Agung Incomerita, Akan diserahkan ke pihak – pihak yang berwenang sesuai perundang – undangan yang berlaku.

 

“ Saya harap dengan tertangkapnya Kapal ini akan membuat Jera pihak manapun yang akan berbuat Curang di wilayah Lantamal V terutama di APBS dan APTS, ” urainya.

 

“Apa lagi Prajurit Lantamal V semakin meningkatkan kewaspadaan untuk tidak Kecolongan dan melakukan Patroli Laut secara Terencana dan Tepat Sasaran, ” tutupnya. ( Red/gerbang N)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed