by

PATEN…..!  TBSU-MEDAN  AKAN ADA  GALERI SENI DAN WISATA

 

 

MEDAN- Komit dalam mengembangkan budaya, kearifan lokal dan potensi wisata Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Pengelola, Museum Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU), menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan stake holder, Rabu (27/9).

 

Kegiatan tersebut, juga dihadiri, Surya Salim (Asita), Unggul (Kabid Dejarah Purbakala), Roberto Kaban (Ahli IT),  Monang Butar-butar (Kabid bidang objek pariwisata), Sanggar Ria (Agung) Wahyudi  (Taman Budaya), Sujono dari taman budaya.

 

Kemudian, Terbit Tarigan, Kepala Tata Usaha Taman Budaya,  Winarto Kartupat dari pelukis Kartupat, Ismet (Krea Kerajinan Tangan), Erni Tanjung mewakili media on line www.detikperistiwa.com dan lainnya.

 

Kepala Unit Pengelola Tekhnis (KUPT) TBSU, Deni Elfriansyah,  selama ini di  Taman Budaya hanya ada hasil karya  seni  baik itu  seni ukir, seni pahat dan lainnya.

” Semoga kedepan  mendapat mendukung, seluruh stake holder, sebab selama ini belum optimal terlaksana pengelolaannya,  khususnya di bidang pameran karya-karya seni,” tuturnya.

 

Lanjutnya, kedepan akan ada perubahan-perubahan yang  ingin dilakukan, termasuk membuka galeri seni dan galeri kerajinan, shoufinir  dan lainnya yang akan dibuka Gubernur Sumut HT Erry Nuradi pada bulan November 2017 mendatang.

 

” Kita harap dengan kegiatan tersebut bisa mendatangkan wisatawan baik lokal dan manca negara, termasuk pengusaha perhotelan serta penggiat usaha lainnya,” jelasnya.

“Mereka bisa menjual produknya berbasis  online, kemudian produk-produk apa saja yang ada di taman budaya,  termasuk aktifitas pelayan galeri  umum  atau seni,” urainya.

 

Kemudian, Kepala UPT Museum Negeri-Sumut, Martina Silaban,  musium proyeksinya ke depannya,   sebagai destinasi paket tujuan wisata, untuk masyarakat baik itu untuk lokal maupun mancanegara.

 

” Karena para tourist yang  datang ke Sumut, bisa mengetahui potensi wisata di Sumut dengan datang ke sini, karena mereka tidak mungkin mengunjungi setiap objek wisata secara keseluruhan,  maka bisa dengan waktu singkat bisa melihat koleksi  di Museum Sumut,” paparnya.

 

Dijelaskan, Martina Silaban  perlunya masyarakat  mengetahui dan turut berpartisipasi menginformasikan terkait musium ini pada pada  khalayak ramai dan masyarakat di luar Sumut.

 

” Nanti kita juga akan ada aplikasi khusus museum Sumut,  sehingga masyarakat dengan  mudah mendapat informasi di sini,  kalau bisa musium  akan jadi  salah satu paket wisata di Sumut,” pungkasnya mengakhiri  (E T)

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed