by

SUNGGUH TEGA GADIS 25 TAHUN DIPERKOSA, BEGINI KEJADIANNYA.

 

Pasaman, Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu Polsek Panti terima laporan dugaan pemerkosaan dari Upik (45) Warga Nagari Panti Selatan dengan Nomor : STPL/79/X/2017/Sumbar/Res Psm/ Sek Pnt. Dalam laporan tersebut inisial  AD (25) telah diperkosa dirumahnya di Nagari Panti Selatan Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat sekira jam 04.00 Wib, (01/10).

 

Dalam laopran itu disebutkan bahwa kejadian diketahui oleh pelapor setelah saksi Elda datang kerumah pelapor menyampaikan korban berteriak – teriak dan menangis malam hari sekira jam 02.00 Wib, (01/10). Mendengar hal itu pelapor menemui korban dan korban menceritakan kepada pelapor jika dirinya telah diperkosa.

 

Kasihan pak, begitu teganya memperkosa adik saya, padahal adik saya ini mempunyai kekurangan keterbelakangan mental. Katanya kepada detikperistiwa.

 

Selanjutnya juga disebutkan bahwa pelapor membawa korban kerumah sakit untuk memastikan keadaan tersebut.

 

Dengan kejadian itu korban mengalami sakit pada lubang kemaluannya dan melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Panti.

 

Pelapor Darniati mengatakan, “benar kami telah melapor kepada Polsek Panti tanggal 01 Oktober kemarin. Kemudian pada hari itu juga korban telah divisum di Yarsi Panti dan hasilnya memang benar telah terjadi pemerkosaan”, katanya.

 

“Kami berharap secepatnya pelaku bisa diketahui dan diberikan sanksi sesuai dengan hukum dan Undang – undang yang berlaku”, tegasnya.

 

Menyikapi hal itu Kapolsek Panti AKP Dasman ketika dihubungi awak media Membenarkan, adanya laporan masyarakat yang bernama Darniati atau Upik datang melaporkan kejadian pemerkosaan terhadap Keluarga Korban yang berinisial AD (25), kejadian dirumah korban di Nagari Panti Selatan Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman sekitar pukul 04.00 Wib hari minggu (1/10). Beberapa hari yang lalu.

 

” Laporan ini masih dalam tahap penyelidikan, kita akan memanggil saksi dan korban untuk diminta keterangan untuk proses selanjutnya. Katanya

 

Kalau terbukti bersalah akan dijatuhkan hukuman penjara  Pasal 285 KUH Pidana

dengan ancaman hukuman Max 12 tahun Penjara. Terang Kapolsek. (Rz).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed