DAMPAK PELEMAHAN EKONOMI, JUMLAH HEWAN QURBAN DI ROHUL MENURUN

ROKAN HULU detikperistiwa.com – Antusias masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melaksanakan ibadah qurban pada Tahun 2016 ini mengalami penurunan.

Penurunan tersebut dipicu melemahnya ekonomi masyarakat Rohul, karena tidak stabilnya harga komoditi perkebunan kelapa sawit dan karet serta tidak berjalanya kegiatan pemerintah daerah.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Rohul, Ahmad Supardi Hasibuan, saat ditemui usai pelaksanaan Pawai takbiran di Pasir Pengaraian.

Menurutnya, dari jumlah hewan qurban yang diqurbankan tahun lalu sebesar 2700 ekor, maka tahun ini jumlah hewan qurban yang di qurbankan hanya mencapai 2500 ekor.

“Kami sudah menghitung dengan Dinas Pertenakan dan Perikanan (Disnakan) Rohul, memang secara prinsip terjadi penurunan dari jumlah hewan qurban yang diqurbankan pada tahun ini,” bebernya.

Seperti yang diketahui masyarakat Rohul saat ini masih bergantung pada hasil perkebunan khusunya kelapa sawit.

Ketika musim trek kelapa sawit serta harga sawit belum membaik tentunya  berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat. Belum lagi harga karet yang semakin hari semakin anjlok, serta APBD Rohul yang diharapkan sebagai  stimulus tidak berjalan secara optimal menyebabkan masyarakat  cenderung memprioritas kebutuhan pokoknya terlebih dahulu.

“Di kalangan pejabat di lingkungan Pemkab Rohul saja pada tahun ini jumlahnya menurun, mungkin itu disebabkan karena defisit anggaran,” ujarnya.

Kemudian lanjut Ahmad Supardi lagi, sebenarnya banyak manfaat yang bisa diambil dari pelaksanaan ibadah qurban. Di samping sebagai rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang tak terhingga yang diberikanya kepada manusia, ibadah qurban juga mengajarkan kepedulian  sosial antar sesama umat muslim, khusunya kepada fakir miskin.

“Meski ibadah qurban merupakan sunat, sebagian ulama menyatakan bahwa ibadah qurban wajib bagi umat muslim yang mampu,” pungkasnya (Endar. R)

No Response

Leave a reply "DAMPAK PELEMAHAN EKONOMI, JUMLAH HEWAN QURBAN DI ROHUL MENURUN"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.