by

DPP IMM: KASUS KEKERASAN SEBANYAK 245.548, MASIH PERLU PERJUANGAN

.

JAKARTA-Kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia masih sangat banyak terjadi. Perempuan di indonesia masih rentan menjadi korban kekerasan.

Kondisi ini ditunjukkan dari catatan komnas perempuan yang telah mendokumentasikan kasus kekerasan terhadap perempuan yang trejadi selama 2016.

Data tersebut terdapat 259.150 jumlah kekerasan terhadap perempuan. Sebanyak 245.548 kasus diperoleh dari 358 pengadilan agama dan 13.602, kasus yang ditangani 233 lembaga mitra pengadaan layanan yang tersebar di 34 propinsi.

Ini menunjukkan bahwa masih banyaknya praktek-praktek kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di Negeri ini.

Pada hari ini diperingatinya hari anti kekerasan terhadap perempuan, IMM yang merupakan organisasi kemahasiswaan juga sebagai agent of change melihat bahwa hak-hak terhadap perempuan harus diperjuangkan.

Perempuan berhak mendapatkan perlindungan, DPP IMM Bidang Immawati (Bidang Perempuan) mengajak segenap rakyat Indonesia dan seluruh dunia

“Khususnya kaum perempuan untuk mengambil peran penting dalam menghapuskan penjajahan dan tindak kekerasan terhadap perempuan karena hal tersebut tidak pernah dibenarkan oleh agama manapun atau oleh bangsa apapun,” srbutnya.

Sebagaimana Islam sangat menjunjung tinggi hak-hak kemanusiaan, dalam Al-Quran terdapat 80 ayat tentang hidup, pemeliharaan hidup,dan penyediaan sarana kehidupan.

Misal salah satunya dalam QS. Al-Maidah ayat 32 “…barang siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan ia telah memelihara kehidupan semua manusia…”

Penghapusan Kekerasan terhadap perempuan di indonesia sangat penting karena hal tersebut bisa siapa saja yang menjadi korban. ” Mungkin kemarin atau hari ini yang mengalami kekerasan tersebut ialah orang lain, namun bisa saja besok adalah saya, bisa juga kamu, keluarga kita, atau siapa saja orang yang disekitarmu bisa mengalaminya,” bebernya.

“Dengan begitu kita berharap bahwa keadilan dan kemanusiaan itu akan merata di seluruh lini kehidupan tidak memandang jenis kelamin, baik itu laki-laki atau perempuan,” imbuhnya.

DPP IMM bidang IMMawati pun berharap agar perempuan di Indonesia maupun diseluruh dunia bisa mendapatkan hak dan rasa keadilan, rasa aman dalam menjalani kehidupan.

DPP IMM bidang IMMawati memandang bahwa peran pemerintah sebagai pemangku kebijakan  perlu lebih serius lagi untuk menuntaskan kasus kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di Negeri ini, karena sudah sudah banyak korban yang berjatuhan bahkan nyawa yang melayang.

Namun negara masih saja belum optimal melindungi korban, bahkan tak jarang korban ikut disalahkan.

“Kami berharap sikap pemerintah untuk lebih respon lagi menyikapi hal tersebut. agar tidak ada lagi hak-hak perempuan yang tidak terlindungi, agar perempuan mendapatkan keamanan dan bebas menjalani kehidupan,” pungkasnya mengakhiri (er).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed