by

DPRD Rohul Paripurna Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2021

Keterangan Gambar: Ketua DPRD Rohul, Novliwanda Ade Putra, ST
Keterangan Gambar: Ketua DPRD Rohul, Novliwanda Ade Putra, ST

ROKAN HULU-Paripurna penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2021 digelar  DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Senin (20/6/2022).

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Rohul, Novliwanda Ade Putra, ST di dampingi  Wakil Ketua dari Fraksi Golkar Nono Patria Pratama, SE, Wakil Ketua dari Fraksi PAN  Andrizal  serta diikuti sejumlah Anggota DPRD Rohul.

Sementara, l Bupati Rohul H Sukiman melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul, M Zaki, Kepala Dinas, Badan dan Kantor di Lingkungan Pemkab Rohul dan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Sekda Rohul M Zaki mengungkapkan, pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021, disampaikan waktu itu merupakan laporan informasi yang telah diaudit  BPK-RI, nantinya dilakukan pembahasan, selanjutnya disetujui bersama menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Laporan keuangan Pemkab hasil audit BPK-RI telah kita terima pada 23 Mei 2022, Alhamdulillah kita masih dapat mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebagaimana tahun-tahun sebelumnya,” kata Sekda.

Lanjutnya, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda)  Nomor 8 Tahun 2021 tentang P APBD  Tahun Anggaran 2021, realisasi APBD Kabupaten Rohul sebesar Rp 1.582.662.580.816,22.

“Untuk pendapatan pajak daerah tahun 2021 kita ditargetkan sebesar Rp 80.151.516.405  dan terealisasi sebesar Rp 88.391.667.91,04  atau 110,28 persen dari target,” ungkap Sekda.

Sedangkan,  untuk pendapatan retribusi daerah, lanjut Sekda, ditargetkan sebesar Rp 9.320.348.000  dan terealisasi sebesar Rp 6.482.748.313 atau 69,55 persen dari target.

Selanjutnya, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan pada tahun anggaran 2021 ditargetkan sebesar Rp 2.153.000.000 dan terealisasi sebesar Rp 2.094.755.000  atau 97,29 % dari target.

Pendapatan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah pada tahun anggaran 2021 ditargetkan sebesar Rp 58.699.736.895 dan terealisasi sebesar Rp 63.891.089.490,45  atau 108,84 persen dari target.

“Pendapatan bagi hasil pajak tahun anggaran 2021 ditargetkan sebesar Rp 73. 703 628, 39, terealisasi sebesar  Rp 103.306.338.900 atau 139,80 persen dari target,” jelas Sekda lagi.

Pendapatan dari dana bagi hasil sumber daya alam pada tahun anggaran 2021 ditargetkan sebesar Rp 134.074.578.000 dan terealisasi sebesar Rp 90.969.705.981atau 67,85 persen dari target.

Keterangan Gambar: Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul, M Zaki STTP
Keterangan Gambar: Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul, M Zaki STTP

Untuk pendapatan Dana Alokasi Umum  (DAU) yang diperoleh ditargetkan Rp 641.923.852.000  dan terealisasi sebesar Rp. 641.923.852.000 atau 100 persen dari target.

“Pendapatan Dana Alokasi Khusus (DAK)  ditargetkan Rp 285.656.635.705,  terealisasi sebesar Rp 266.220.719.978  atau 93,34 persen dari target dan beberapa Pendapatan lainnya,” jelas Sekda.

Setelah Paripurna Penyampaian,  Ranperda Pertanggungjawaban selanjutnya akan  dilakukan kegiatan  Paripurna  kembali Pandangan umum dari masing-masing Fraksi.

(PR/adv)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed