GUDANG TEMPAT PENGOPLOSAN MINYAK, DILALAP SI JAGO MERAH DI MEDAN

MEDAN-Gudang tempat pengoplosan minyak di Jl. Takenaka, Siombak Lingkungan 5, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan terbakar dilalap sijago merah, Senin malam (5/2).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada saat waktu sholat mahgrib tersebut.

Namun aliran listrik di sekitar lokasi padam dan semua warga yang berdekatan dengan lokasi was was dan berusaha menyelamatkan rumah mereka beserta isinya dari sijago merah.

Diduga api berasal dari ulah seorang pekerja yang membakar sampah di dalam gudang. Api tiba tiba membesar dan menyambar dua dari delapan tangki berisi minyak yang berada dalam gudang.

“Info di lapangan yang kita dapat akibat bakar sampah maka habislah gudangnya dilalap sijago merah. Sudah tahu ada banyak minyak didekatnya, tetap bakar sampah. Tapi ini mungkin juga bala bagi pemilik karena selama ini mereka sangat tertutup,” ucap warga yang rumahnya disekitar gudang itu.

Api baru dapat dipadamkan setelah 13 mobil pemadam kebakaran milik Pemko Medan turun melakukan pemadaman.

“Hingga saat ini kita belum tahu jenis dan berapa banyak minyak di dalam gudang karena kita belum melakukan oleh TKP, ” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan yang didampingi Bhabinkantibmas Kelurahan   Paya Pasir,  Brigadir Wahyu.

Sementara itu, keterangan dari lapangan menyebutkan gudang tersebut milik H. Ramli, warga Pajak Rambe,  Kelurahan Martubung,  Kecamstan Medan Marelan yang disewakan kepada seorang oknum TNI berinisial H menjadi tempat lokasi pengoplosan berbagai jenis minyak.

Gudang tersebut sudah lama beroperasi namun sulit ditindak aparat kepolisian karena gudang itu sering mendapat pengawalan dari sejumlah oknum TNI yang nakal.

“Syukur gudang itu terbakar karena tidak ada manfaatnya bagi kami.  Setiap hari kami hanya menghirup debu dari setiap mobil tangki mereka yang lewat. Pengusahanya juga sombong, karena banyak uang dan dekingnya, ” kata warga sekitar

Saat terjadi kebakaran,  di dalam gudang yang persis berada disamping Kantor Lurah Paya Pasir itu terdapat delapan tangki yang masing masing tangki berisi 18.000 liter minyak.

Dua dari delapan tangki tersebut terbakar dan enam lainnya selamat serta disita dengan dipasang garis pembatas milik polisi.

(Nur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.