by

RASMIN SEBUT ANGGOTA DPRD MOROTAI ZAMAN NOW

 

 

MOROTAI,—Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai Rasmin Fabanyo mengatakan bahwa untuk pemekaran Pulau Rao menjadi Kecamatan akhirnya dibatalkan. Hal itu menyusul lantaran para anggota DPRD Morotai tidak pernah berkantor, sehingga tidak bisa melakukan rapat koordinasi soal pemekaran pulau rao menjadi kecamatan.

 

“Kita mau lakukan pemekaran bagaimana, lintas koordinasi saja tidak ada, karena anggota DPRD tidak pernah ada yang masuk kantor,”ungkap Rasmin kepada wartawan,

 

Menurutnya, DPRD hanya sibuk mempublikasi hal-hal melalui akun facebooknya, namun untuk kegiatan-kegiatan yang berkaitan di DPRD untuk melakukan koordinasi tidak pernah dilakukan lantaran banyak yang tidak berkantor, bahkan untuk alasan tidak pernah berkantor juga tidak tahu.

 

“Ini adalah DPRD zaman now, karena tidak pernah berkantor, coba kalau ada anggota DPRD, pasti ada lintas koordinasi soal kegiatan-kegiatan apa yang akan dilaksanakan,”katanya.

 

Melalui Badan Kehormatan (BK), sebenarnya sudah sering menegur melalui rapat-rapat, bahkan melalui media massa juga sudah disampaikan agar anggota DPRD masuk kantor, namun itu juga belum direspon.”ini soal kepedulian dan respect sebagai anggota DPRD yang seharusnya sadar diri,”sindirnya.

 

Di jelaskan, Untuk tahun 2018, pemekaran pulau rao belum bisa dilakukan, karena tidak ada lintas koordinasi, bahkan dengan Pemda Morotai juga belum, sejauh ini, anggota DPRD hanya datang ambil gaji dan SPPD, namun tidak pernah berkantor.

 

“Kalau mereka (DPRD) berpikir ini imbas dari kebijakan bupati kenapa tidak masuk kantor, seharusnya cari solusi dan rapatkan barisan, bukannya tidak masuk kantor dan hanya ambil gaji dan SPPD,”kesal Rasmin

 

Ditambahkan, Anggota DPRD jangan menganggap keadaan yang ada ini biasa-biasa saja, apabila anggota DPRD tidak pernah berkantor maka akan jadi apa instansi ini.

 

“Palingan yang biasa masuk kantor itu Suaeb, antasari alam, fahri haerudin, marhaban safi, Mc bill, ajudin tanimbar, bahrudin, dan yang lain ini tidak masuk kantor saya tidak tahu, karena saya juga bingung,”imbuhnya.(oje)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed