by

GAPOKTAN JAYA MUDA TANAM BENIH PADI GOGO PENANGKAR

padi-gogo

PALAS detikperistiwa –Guna mempersiapkan kebutuhan benih padi gogo untuk kebutuhan musim tanam padi gogo pada tahun 2017 mendatang, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jaya Muda Desa Pasir Jae Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas), melakukan penanaman benih penangkar padi gogo secara swadaya di lahan sawah padi gogo milik petani, pada Minggu (13/11)

Pantauan di lahan pertanian, terlihat sejumlah personil dari Babinsa Koramil 09 Sosa, sejumlah petugas dari Dinas Pertanian (Distan) Palas dan beberapa petugas PPL, turut serta membantu para petani menanam benih penangkar padi gogo di lahan yang sudah dipersiapkan.

“Kami butuh banyak benih padi gogo untuk ditanam di areal lahan padi gogo yang kami punya di tahun 2017 nanti, luasnya sekitar 1.500 hektar. Makanya, untuk persiapannya, karena hujan sudah turun, saat ini kami mulai menanam benih penangkar padi gogo. Benih padi gogo penangkarnya, kami beli secara swadaya,” sebut Ketua Gapoktan Maju Jaya, Tarmizi Lubis.

“Namanya juga swadaya, tentu terbatas kemampuan belinya. Kami sudah beli benih penangkar padi gogo varietas Impago yang sudah bersertifikat dari BPTP Provinsi Sumut sebanyak 150 kilogram, seharga Rp. 16.000 perkilonya, untuk areal tanam seluas 5 hektare. Kami beli dari poktan penangkar benih padi gogo di Desa Patinggonan Kecamatan Ulu Barumun,” ujarnya.

Kata dia, kegiatan pertanaman benih penangkar padi gogo kali ini, diikuti sebanyak 10 orang anggota Gapoktan Jaya Muda, sebagai tahap awal musim tanam di lahan padi darat, yang memang diakui sudah terlambat dikarenakan kendala faktor musim kemarau yang panjang.

gok

Untuk proses kegiatan pertanaman benihnya, lanjutnya, petani di sini mendapat bimbingan dan pendampingan dari pihak Distan Palas, petugas PPL dan personil Babinsa dari Koramil 09/Sosa. “Jangka waktu masa panennya, dari sejak benih mulai ditanam selama 110 hari. Kami prediksikan, jadwalnya panennya pada pertengahan bulan februari 2017 nanti,” jelasnya.

“Sedangkan potensi produktifitasnya sebanyak 7 ton per hektar. Jadi, hasil panennya nanti, memang akan dipergunakan untuk kebutuhan benih petani kita. Kalau dijual, benih padi varietas impago ini, dihargai sebesar Rp. 13.000 perkilogram. Setelah proses pertanaman penangkar padi gogo ini selesai, minggu depan kami akan menanam kedelai di sisa lahan yang masih ada di sini,” tutupnya. (Maulana Syafii).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed