by

BALITA MALANG TEWAS DISIKSA IBUNYA

mayat-brian-1_20161121_205603

PALEMBANG  detikperistiwa.com–  Kematian Brian, seorang anak Balita, dianiaya  ibunya sendiri menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga dan tetangga.

Brian bocah Balita 4 tahun telah dianiaya ibu kandungnya sendiri hanya alasan kesah dituduh suaminya tidak bisa mengurus anak. 

Kini Siska ,si Ibu sudah diamankan di Polresta Palembang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kronoogis terkuaknya kasua kematian Brian, si anak Balita malang, sekitar Jam 15.00,  ibu korban datang ke Polresta Palembang membuat laporan kasus KDRT. Petugas yang menerima laporan langsung melakukan pemeriksaan termasuk mengintrograsi kasus yang dialaminya

Saat diperiksa dan diintrogasi tersebut, akhirnya korban bercerita jika dirinya telah menganiaya dengan menendang anaknya kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.00. Mendapat keterangan tersebut, Polisi langsung mendatangi rumah korban dan tiba di lokasi kejadian pukul 16.00.

 Setibanya di rumah korban petugas mendapati korban sudah meninggal dengan posisi di atas kasur ruang tengah dengan penuh bekas luka  Petugas langsung membawa korban ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara Polda Sumsel 

 Kemudian melakukan pengembangan dengan memeriksa ibu korban yang sudah diamankan di Polresta Palembang.

Siskapun hanya bisa menangis dan menyesali perbuatannya, ketika diperiksa petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang, Selasa (22/11).

Ia nyesal akibat menendang anaknya, Bryan Aditya Fadhillah (4), hingga meninggal dunia.

Penyidik PPA Polresta Palembang, terus mengali dan melakukan pemeriksaan intensif terhadap Siska.

Terlihat sekali-kali Siska yang sengaja dipakaikan penutup muka (Sebo) inipun hanya bisa melamun mengingat anaknya.

Ketika diajak bicara, Siska pun mengaku menyesal melakukan aksi tersebut. Ini dilakukan lantaran ia sering dimarahi suaminya.

” Saya menyesal pak, sumpah. Tidak ada niat saya untuk membunuh anaknya. Tetapi kelakukan suaminya yang bikin saya begini,” ungkap Siska menangis haru. (spc/tar/bn/tc)

 

News Feed