by

GEPULAN ASAP HITAM, KEMBALI DILETUPKAN WARGA DI DEPAN PKS PTTN PALUTA

 

 

PADANG LAWAS UTARA – Gepulan asap hitam, dari ban bekas dibakar, kembali lagi diperlihatkan  warga 9 Desa sebagai bentuk replika, tak lain karena hingga saat ini tak terealisasinya tuntutan warga.

 

Pengamatan awak media, aksi bakar ban yang ke 4 kali ini, langsung di depan pintu gerbang Pabrik Kelapa Sawit ( PKS ) PT Tapian Nadenggan (PTTN), Selasa (28/8/2018).

Terlihat, selain itu juga mereka memasang tenda hingga bermalam didepan Pintu Gerbang PKS.

 

Sehingga segala aktivitas PKS tak bisa beroperasi, karena semua akses jalan ke Pabrik diblokade warga.

 

Orator  Aliansi Mahasiswa Paluta Bersatu, Habibi  P Harahap menjelaskan, jika pihak PT Tapian Nadenggan penuhi tuntutan warga, massa takkan membubarkan diri.

 

” Jika pihak PT Tapian Nadenggan tak penuhi tuntutan warga,  kami takkan membubarkan diri, hingga pihak manajemen memenuhi tuntutan kmi, ” seruhkan Habibi.

Habibi juga dalam orasinya, mengapresiasi netralitas pihak kepolisian sebagai pengayom, pelindung masyarakat.

 

Sebelumnya Senin (27/8/2018) telah diadakan pertemuan antara pihak Manajemen PT Tapian Nadenggan dengan Masyarakat 9 Desa di Kantor Camat Halongonan Timur.

 

Phak Manajemen PT Tapian Nadenggan tak berani memutuskan dan menjelaskan bagaimana realisasi CSR selama ini, sehingga berakhir ricuh.

 

Dalam hal ini aksi yang ke 4 ini, pihak manajemen PT Tapian Nadenggan tak satupun berani menampilkan diri.

 

Sedangkan warga tetap melakukan aksi hingga bermalam dan memblokir segala akses jalan menuju PKS .

 

Tampak, kobaran api ban bekas menjadi pelita sebagai penerang dalam kegelapan demi melanjutkan perjuangan mereka yang belum dapat dipastikan kapan berakhirnya.

 

 

Penilaian pengunjuk rasa, dari kerakusan dan keegoisan pihak PT Tapian Nadenggan ini yang kabarnya milik Sinar Mas dalam genggaman 9 Naga .

 

 

 

(Mauliddar S ).

 

 

 

 

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed