by

KAWANAN GAJAH LIAR TNWK MERANGSEK TANAMAN PETANI BRAJAHREJOSARI

gajahhhh

SUKADANA detikperistiwa.com–––-Selama satu pekan, puluhan gajah liar asal hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) keluar dari sarangnya dan merangsek tanaman milik warga Desa Brajahrejosari, Kecamatan Brajahselebah, Lampung Timur.

Menurut anggota pam swakarsa penghalau gajah, Suhada, sedikitnya 20 ekor gajah liar setiap malam keluar dari hutan melalui Desa Brajayekti, Kecamatan Brajaselebah menuju Desa Brajaharjosari. Akibatnya sejumlah tanaman warga seperti singkong, pepaya, jagung, padi dan lainnya terangsek oleh binatang bertubuh besar itu.

Akibatnya banyak tanakan rusaknya terinjak-injak gajah, bahkan sebagian dijadikan santapan rombongan hewan berbelalai itu.
Menurut Suhada, kawanan gajah mulai keluar dari hutan sekitar pukul 19.00 hingga pagi hari. Sehingga warga sekitar setiap malam harus berjaga di sekitar desa Brajaharjosari yang berbatasan dengan hutan.

Jika tidak dilakukan penjagaan ditakutkan rombongan binatang bertubuh besar itu bukan hanya merangsek tanaman, melainkan masuk ke permukiman dan membahayakan keselamatan warga.
“Namun upaya penghalauan gajah liar terkendala musim hujan yang kerap turun menjelang sore dan malam, karena obor yang digunakan kerap padam,” kata Suhada.

Terkait luas kerusakan tanaman yang dirusak gajah warga tidak mau menghitungnya karena percuma tidak ada ganti rugi tanaman dari pihak Balai TNWK. Apalagi masalah konflik gajah dan petani desa penyangga sudah masalah klasik sehingga petani sudah hafal tidak akan pernah ada ganti rugi tanaman yang dirusak gajah.  (lpc/As/SA)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed