KEPSEK SDN REJOSARI DIDUGA SENGAJA TABRAK ATURAN

 

 

MUSI RAWAS-Terkait alat inventaris SDN  Rejosari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, berupa Kayu dan seng bekas bongkaran sekolah yang dibawa Kepala SDN, Sriono kerumah saudara kandungnya di Desa H Wukirsari yakni Tugiono.

Menyikapi hal itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Musirawas Alexander Akbar, Rabu (17/10/2018), menyayangkan atas perbuatan oknum kepala sekolah tersebut, jika berani membawah alat inventaris tersebut tanpa ada Berita Acara (BA) penitipan barang.

“Untuk aset sekolah dalam bentuk material bekas bangunan, seyogyanya bahan material yang masih bisa layak tetap dapat dimanfaatkan sekolah dan yang  sudah tidak layak lagi dapat dimintakan untuk dihapuskan,” ungkapnya melalui WhatsApp nya.

Dilanjutkannya, untuk bahan material bekas yang dititipkan ke tempat lain mengingat keterbatasan ruang tempat penyimpanan di sekolah dan untuk tetap menjaga kondisi aset tetap baik.

“Bisa saja dititipkan ketempat lain dengan catatan harus melalui prosedure yang berlaku dan harus dilengkapi dengan Berita Acara Penitipan Barang, namun untuk secara tehnisnya coba dikomfirmasi dengan bidang asset di BPKAD,” bebernya.

Secara terpisah, Badan PKAD Musirawas Melalui Kabid Aset Tarmizi Taufik menjelaskan, kalau mengenai inventaris sekolah itu harusnya dari pihak dinas pendidikan melaporkan dengan pihak BPKAD.

“Tinggal nilai ekonomisnya masih layak jual atau tidak bahan bahan tersebut, kalau sudah tidak layak pakai maka akan di hanguskan , secara aturan harus ada pemberitahuan atau berita acaranya ke BPKAD,”  bebernya dengan singkat.

Untuk diketahui, sebelumnya pernah dikonfirmasi Kepala SDN Rejosari Sriono mengatakan, pihaknya sudah membuat surat Berita Acara (BA) Penitipan barang, namun surat tersebut masih berada dalam Laptop Bendahara.

“Mengenai kayu dan seng bekas rehab ini saya simpan di rumah adik saya di (Desa H Wukirsari). Menurutnya, soal Surat berita acara (BA) ada, tapi belum kami laporkan, karena masih dalam Laptop,” bebernya.

(Andika Saputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.